Suara.com - Grup band Radja lagi-lagi mendapat sorotan karena lagunya. Sebelumnya ada lagu APT dari Bruno Mars dan Rose BLACKPINK, kini ada dari Batas Senja berjudul Kita Usahakan Lagi.
Akun TikTok @/ndeshit membagikan kompilasi video Batas Senja berjudul Kita Usahakan Lagi dengan lagu terbaru Radja, Tunggu Saja.
Penggalan lirik Kita Usahakan Lagi berbunyi, "jika tidak hari ini, mungkin Minggu depan. Jika tidak Minggu ini, mungkin bulan depan."
Sementara lagu Tunggu Saja milik Radja, liriknya yakni, "Bila hari ini tak bisa, mungkin esok bisa. Bila esok pun tak bisa, mungkin tunggu lusa."
Si pemilik akun yang mengunggah video tersebut pada Minggu, 18 Mei 2025 mengatakan, "netizen: Dulu APT sekarang Batas Senja".
Warganet juga berpikiran hal serupa bahwa ada kemiripan antara lagu Kita Usahakan Lagi milik Batas Senja dan Radja berjudul Tunggu Saja.
"Tema lagu sama, video klip sama, apanya yang beda? Launching nya juga nggak jauh beda," kata warganet.
"Mungkin Radja sudah kehabisan ide," sahut yang lain.
"Radja nggak ada belajar, belajarnya," timpal warganet yang lain.
Baca Juga: Rayakan Cinta Lewat Musik, KOSTCON 2025 Guncang Jakarta dengan Konser OST Spektakuler
Di kolom komentar postingan Radja yang mempromosikan lagu barunya, warganet juga ramai memberikan komentar tak sedap.
"Radja tau lagu yang lagi naik daun. Jadi sedikit sama liriknya Batas Senja," celetuk warganet.
"Liriknya mirip banget Batas Senja. Cuma diganti jadi per hari aja," tulis warganet yang lain.
Tapi diantara komentar negatif, ada pula yang tetap membela Radja.
"Itu referensi bos," bela salah satu warganet.
Hanya saja ditelusuri dari sejumlah media sosial Radja, pelantun Cinderella tersebut belum memberikan klarifikasi.
Termasuk saat tim Suara.com menghubungi manajemen, belum ada respons dari pihak terkait.
Sebelum lagu dari Batas Senja berjudul Kita Usahakan Lagi, Radja sudah disebut menjiplak lagu Bruno Mars dan Rose BLACKPINK berjudul APT.
Lagu Radja yang dituding mirip dengan Bruno Mars dan Rose BLACKPINK berjudul Apa Sih.
Radja, melalui salah satu personelnya, Moldyansyah Mulyadi, mengakui bahwa mereka terinspirasi dari lagu Bruno Mars dan Rose BLACKPINK.
Menurut musisi yang akrab disapa Moldy ini menyebut, hal tersebut sah-sah saja dilakukan. Asalkan tidak mengambil hak orang lain.
"Terinspirasinya, jujur aja, gue (terinspirasi) dari yang ramai di 2024. Makanya itu tadi ada kaitannya sama sosok Mas Bruno. Gue bilang, 'apa salahnya sih kita meniru yang bagus?' Bukan meniru yang jelek ya," kata Moldy.
"Kalau di musik, gue bilang, kita dapat influence dan inspirasi, ya boleh-boleh aja. Yang penting kita tidak mengambil hak orang lain. Jadi kita berkreasi sendiri, dapat inspirasi boleh lah ya, diolah dengan gaya kita," sambungnya.
Radja merasa tak ada yang salah dengan lagu Apa Sih. Moldy mengatakan, meniru hal yang bagus itu sah-sah aja, apalagi tujuannya untuk belajar dan membuat karya yang lebih fresh.
"Dari kecil kita juga belajar kata-kata dari orang lain. Jadi, dapat inspirasi dan diolah lagi itu normal banget," kata Moldy.
Meski mengaku mendapatkan inspirasi, lagu Radja berjudul Apa Sih nyatanya tetap tidak diperbolehkan diputar di salah satu platform digital.
Berita Terkait
-
Konser Xdinary Heroes di Jakarta dan Surabaya Resmi Ditunda, Promotor Buka Opsi Refund
-
Manggung di Far East Music City, Kang Daniel Singgung Konser Terakhir Wanna One di Indonesia
-
Ayu Ting Ting Siap Konser Tunggal Perdana di Depok 9 Agustus Mendatang
-
Digelar Bulan Depan, Intip Bocoran Harga dan Cara Beli Tiket Konser &TEAM di Indonesia
-
Rayakan Ultah Ke-25, Wali Gelar Tur Konser 'Cari Jodoh' Keliling Asia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kasus Berbalik Arah, Cinta Ruhama Amelz Kini Dilaporkan Usai Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual 2017
-
Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini
-
Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf
-
Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Nizam Curigai Hubungan Istri dengan Anak Angkat
-
Kontribusi sebagai Alumni LPDP Dipertanyakan, Tasya Kamila Singgung Statusnya sebagai IRT
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Sinopsis Film Korea Omniscient Reader: The Prophecy, Penggemar Ahn Hyo Seop dan Lee Min Ho Merapat!
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme