Batur adalah pemeran pembuka yang sering bermonolog untuk mengantar penonton masuk ke cerita utama.
Miarsih menjadi satu dari sedikit perempuan yang mampu mengisi posisi penting tersebut dan tetap bersinar.
Penampilannya sebagai batur kerap menjadi kunci keberhasilan sebuah pertunjukan.
Monolog yang disampaikannya dengan penuh penghayatan dan kelucuan menjadi penentu apakah penonton akan terpikat atau kehilangan minat sejak awal.
Tak hanya piawai mengocok perut, dia juga dikenal kuat dalam memerankan tokoh antagonis yang justru memperlihatkan fleksibilitas aktingnya.
Sepanjang kariernya, Miarsih kerap mendapat peran istri galak, wanita licik, atau tokoh perempuan dewasa yang menyebalkan.
Dikenal Profesional dan Rendah Hati
Sepanjang kariernya, Miarsih dikenal sebagai sosok yang sangat profesional.
Dia tidak mempermasalahkan beradu akting dengan siapa pun, termasuk Jujuk Juwariah, istri pendiri Srimulat, Teguh Slamet Rahardjo.
Baca Juga: Edit Foto Titiek Puspa Berhijab, Instagram Arie Untung Diserbu Warganet
Baginya, semua orang di atas panggung adalah rekan seprofesi. Baru setelah turun dari pentas, barulah hubungan hirarki atau kekeluargaan kembali berlaku.
Dedikasi Miarsih terhadap seni peran juga tampak dari persiapannya saat memerankan tokoh orang gila.
Dia melakukan riset langsung ke rumah sakit jiwa untuk mengamati perilaku pasien, agar bisa tampil meyakinkan di atas panggung.
Sikap rendah hatinya juga tercermin dari kesediaannya menerima kritik, baik dari rekan maupun seniornya.
Miarsih tidak pernah segan mengevaluasi diri agar tampil maksimal dalam setiap pertunjukan.
Masa Senja yang Sederhana
Seiring menurunnya popularitas Srimulat di layar kaca pada pertengahan 1980-an, Miarsih perlahan mengambil jalur hidup yang lebih sederhana.
Dia tinggal di Rusunawa Keputih, tempat yang disediakan Pemerintah Kota Surabaya sebagai bentuk apresiasi terhadap seniman berprestasi.
Meskipun tidak lagi tampil rutin, Miarsih masih aktif dalam beberapa proyek seni.
Dia muncul dalam film Cocote Tonggo sebagai ibu tukang pijat dan dalam serial Lara Ati sebagai Ibu Fadly.
Selain menjaga eksistensinya di dunia seni, Miarsih menjalani hari-hari dengan membuka warung.
Miarsih bukan hanya sekadar pelawak, tapi juga pelopor dan teladan dalam dunia komedi Indonesia.
Selamat jalan, Miarsih Srimulat.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026