Suara.com - Penyanyi dan penyembuh musik asal Australia, JessC merilis lagu baru berjudul "Tak Terpisah". Dalam proyek musik terbarunya ini, ia menggandeng diva asal Malaysia, Fauziah Latiff.
JessC seorang certified therapeutic musician sebelumnya merilis lagu "Satu Suara Raya" dan "Dekati". JessC memiliki vokal yang unik dengan karya-karya yang menyentuh batin manusia.
Di lagu "Tak Terpisah", JessC cerdik menggandeng Fauziah Latiff yang memiliki karakter vokal merdu dan indah, dengan teknik dan penghayatan yang begitu maksimal.
"Tak Terpisah" tidak hanya menyatukan dua suara kuat lintas generasi, tapi juga mempersembahkan pesan universal tentang persahabatan, penerimaan, dan keberanian untuk menyayangi tanpa batas.
Dengan lirik menyentuh: "Tak terpisah walau berbeza, dalam hati tetap bersama…" lagu ini menjadi simbol harapan dalam dunia yang penuh perbedaan.
JessC mengungkapkan bahwa musik baginya adalah alat penyembuhan.
"'Tak Terpisah' adalah hadiah bagi siapa pun yang merasa sendiri. Lagu ini menyuarakan keberanian dan kasih sayang tanpa syarat," ujar JessC, dalam keterangan resmi.
Sementara bagi Fauziah, kolaborasi dengan JessC menjadi sebuah pengalaman yang unik untuknya.
Penyanyi 54 tahun ini mengaku langsung menitikan air matanya ketika pertama kali membaca lirik lagu "Tak Terpisah".
Baca Juga: 5 Fakta Sengketa Hak Cipta Vidi Aldiano vs Keenan Nasution
"Lagu ini punya jiwa. Ini bukan sekadar lagu pop biasa, tapi pesan penyembuhan yang mendalam," ujar Fauziah.
JessC tanpa ragu menyebut Fauziah Latiff adalah penyanyi idolanya. Bahkan, dia sempat meng-cover lagu "Dia", yang merupakan salah single klasik milik sang diva.
Kini mimpi itu menjadi nyata melalui duet langsung dan visual yang digarap oleh tim dari Australia dan Amerika Serikat.
"Tak Terpisah" memperkuat kiprah JessC di Asia setelah lagu-lagunya mendominasi beberapa radio Indonesia, dan muncul di portal media nasional, serta masuk 17 tangga lagu di Tiongkok.
Setelah tiga minggu diliris, video musik lagu "Tak Terpisah" telah ditonton lebih dari 1,6 juta kali di YouTube.
Lagu ini juga merajai Popnable Malaysian Hot 100 Songs Chart dan menjadikan Fauziah sebagai penyanyi wanita terpopuler ke-4 di Malaysia.
Berita Terkait
-
5 Fakta Sengketa Hak Cipta Vidi Aldiano vs Keenan Nasution
-
Rayakan 20 Tahun, Java Jazz Festival 2025 Hadirkan Panggung 'Ruang Tamu' dan Podcast Live
-
Pecah Abis! Trio Ambisi Sukses Bikin Penonton Muda Berjoget di Soundsfest 2025
-
Dangdut Wave, Jalan Rhoma Irama Bawa Dangdut ke Panggung Internasional
-
Manggung di Soundfest 2025, Nadin Amizah Koyak-Koyak Perasaan Penonton
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Sinopsis Senin Harga Naik, Film Keluarga yang Tayang Lebaran 2026
-
Kronik: Sebuah Dokumentasi Batin yang Berani dan Eksperimental dari Serdadu Sam
-
Sinopsis Blades of The Guardian, Jet Li Beraksi Lagi!
-
Sinopsis Steal, Sophie Turner Terjebak dalam Aksi Perampokan Besar yang Menegangkan
-
Sinopsis Psycho Killer, Film Horor Thriller Baru Dibintangi Georgina Campbell
-
Kickboxer: Retaliation Malam Ini: Simfoni Pertarungan Brutal yang Menyatukan Para Legenda Action
-
Review Blacklight: Rahasia Gelap FBI yang Dibongkar Liam Neeson, Malam Ini di Trans TV
-
Romantisnya Lamaran El Rumi dan Syifa Hadju, Bernuansa Alam di Tengah Jakarta
-
Sinopsis Film Mercy, Ketika Sistem Hukum AI Menentukan Hidup Mati Manusia
-
Nuits de la Lecture 2026 Resmi Digelar, Rayakan Literasi Lewat Tema Kota dan Desa