Suara.com - Aksi keluarga Gen Halilintar kembali menyita perhatian publik dan mengundang kontroversi.
Keluarga besar Atta Halilintar itu menuai kritik tajam setelah video mereka tengah berbelanja besar-besaran di sebuah supermarket menjadi viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun X @kegblgnunfaedh, tampak belasan anggota keluarga Halilintar mengantre panjang di kasir.
Setiap orang membawa troli penuh berisi barang belanjaan, hingga barisan troli mereka tampak "mengular" memenuhi area kasir.
Alih-alih menuai pujian, aksi ini justru memicu gelombang komentar negatif dari netizen.
Banyak yang menilai cara mereka berbelanja sangat tidak efisien dan lebih ditujukan untuk kepentingan konten semata ketimbang kebutuhan nyata.
"Gue pernah lihat orang kaya beneran yang emang beli berkoli-koli kayak gini. Mereka ke kasir cuma ngomong nama produk, terus bilang butuh sekian koli. Abis itu langsung bayar, tanpa harus bawa produknya satu-satu ke kasir," tulis seorang netizen.
Pendapat senada juga datang dari netizen lain yang mengaku pernah bekerja sebagai pramuniaga.
Dia menjelaskan bahwa pelanggan yang membeli dalam jumlah besar biasanya cukup membawa satu sampel produk dan sisanya langsung dikirimkan oleh toko.
Baca Juga: Jebloskan Nikita Mirzani ke Penjara Reza Gladys Sempat Disebut Cocok Gabung Gen Halilintar
"Sepengalaman gue jadi pramuniaga/SPG, biasanya konsumen yang beli satu dus atau bahkan lebih, cuma ambil satu sampel dari masing-masing produk. Nanti barangnya dianterin ke kasir. Tapi kalau yang ini sih, kayaknya emang buat kebutuhan konten juga, kali ya," katanya.
Netizen lainnya bahkan menyebut aksi tersebut sebagai bentuk pamer yang berlebihan dan tidak memperhatikan kerja keras karyawan toko.
"Norak banget. Padahal kalau beli banyak tuh, tinggal bilang ke kasir, nanti barangnya dianterin ke mobil. Kasihan pegawainya jadi kerja dua kali kayak gini. Demi konten? Dasar serakah," tulis netizen dengan nada geram.
Gen Halilintar memang dikenal sebagai keluarga konten kreator dengan pendapatan besar dari YouTube dan media sosial lainnya.
Akun pribadi masing-masing anggota keluarga memiliki jutaan pengikut. Dari sinilah mereka meraup pendapatan melalui AdSense dan endorsement.
Namun demikian, ini bukan kali pertama keluarga ini terseret kontroversi akibat konten mereka.
Berita Terkait
-
Podcast Bareng Fuji, Athalla Naufal Diduga Sindir Gen Halilintar Saat Bahas Pusing Punya Banyak Ipar
-
Gen Halilintar Hadiri 7 Bulanan Aaliyah Massaid, Aurel Hermansyah Ramai Dikasihani
-
Geni Faruk dan Halilintar Anofial Asmid Bikin Heboh: Beri Isyarat Bakal Dapat Cucu dan Mantu Baru?
-
Calon Istri Tak Harus Anak Artis, Saaih Halilintar Bersedia Nikahi Penggemarnya
-
Geni Faruk Klarifikasi Soal Calon Menantunya Harus Anak Diva
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim