Suara.com - Film drama terbaru, La Tahzan yang sebelumnya dijadwalkan tayang pada 28 Mei 2025 resmi diundur ke 14 Agustus 2025.
Produser MD Pictures, Manoj Punjabi, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi memastikan kualitas film berada pada level optimal.
Hal ini disampaikan Manoj Punjabi dalam acara perilisan trailer film La Tahzan yang digelar di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu, 28 Mei 2025, hari ini.
"Enggak, lebih gini, saya kan selalu lihat landscape-nya apa, ada kompetisinya apa, kalau saya enggak takut kompetisi, bukan khawatir ada kompetisi, enggak. Lebih layarnya aja. Kan di Indonesia ada 2.300-an layar, masih kurang," kata Manoj Punjabi kapada awak media.
Meski tanggal 28 Mei 2025 dinilai sebagai momen strategis dengan adanya long weekend selama 14 hari, Manoj Punjabi mengakui bahwa La Tahzan belum sepenuhnya siap untuk dirilis.
"Dan untung kami delay, kalau enggak, terburu-buru dan enggak mungkin sesuai ekspektasi saya. Jadi lebih ke secara memang persiapannya agak delay dan 14 Agustus itu kebetulan saya lihat kosong, enggak ada film Hollywood. Ya, kami siap lah. Itu momentum yang bagus aja," ucapnya menyambung.
Manoj Punjabi juga menanggapi antusiasme publik terhadap trailer La Tahzan yang dirilis pada hari ini. Dia mengaku terkejut dengan respon luar biasa dari media dan tamu undangan yang hadir saat pemutaran perdana trailer.
"Jujur, lihat reaksi yang sangat entusiasmenya tadi luar biasa, saya juga terkejut. Excited, terkejut, dan tanda-tanda yang positif," ungkap Manoj.
"Sebelumnya kami di bioskop lagi lihat juga reaksinya oke, sama, tapi ini naik nih berapa kali lipat. Saya sempat berharap, tapi enggak segini hebatnya. Jadi sangat positif dan lebih dapat gambaran dari penonton, keinginannya ke mana dari segi film," tambahnya.
Baca Juga: Deva Mahenra Ngaku Tertantang Jadi Suami yang Doyan Selingkuh di Film La Tahzan
Adapun Manoj Punjabi juga memastikan bahwa film La Tahzan memiliki cerita dan nuansa yang sangat berbeda dari film Ipar Adalah Maut, meskipun kedua film tersebut memiliki plot yang mirip dan sama-sama diperankan oleh aktor Deva Mahenra.
"Menurut saya penonton keluar dari bioskop enggak akan bilang bahwa 'wah ini mirip Ipar'. Sangat beda konfliknya, momennya ke klimaksnya sangat berbeda, ada komedinya juga dengan Patricia Gouw, ada Benidictivity, ada Reza, ada semua yang membawa warna yang baru," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ariel Tatum sebagai pemeran utama juga mengaku sama antusiasnya dengan sang produser.
Aktris 28 tahun tersebut juga tak menyangka bahwa sambutan terhadap trailer begitu besar.
"Menghela napas panjang, deg-degan, excited pastinya. Benar seperti kata Pak Manoj tadi, kami sangat mengharapkan penonton memberikan antusiasme yang tinggi," ungkap Ariel Tatum.
"Tapi jujur tadi melampaui ekspektasi saya pribadi juga, seneng banget dengan energi dan respons dari teman-teman. Semoga energi baik ini terus bertambah dan semakin baik lagi ke depannya sampai filmnya tayang di bioskop," sambungnya.
Sementara itu, Deva Mahenra sebagai pemain utama lelaki mengaku tak menyesal menerima tawaran bermain dalam film ini. Meskipun awalnya dia sempat berniat menolak.
"Ternyata dia (Manoj) kasih ide yang fresh, terus apalagi sama Mas Hanung (sutradara) lagi, berarti ada kesempatan untuk lebih deep sama karakter, karena tertolong dengan sutradara yang sama sama yang sebelumnya, terus kita punya kesempatan untuk bikin ini jadi beda. Ditambah lagi, pemain-pemainnya luar biasa ya, ngebantu banget. Ariel, Marshanda, A plus semua. So happy sih," imbuh Deva Mahenra.
Berita Terkait
-
Anomali 2025, 4 Film Hanung Bramantyo Gagal Tembus 1 Juta Penonton
-
Ulasan Film La Tahzan: Ketika Cinta Berubah Jadi Dosa dan Luka!
-
Cobaan Rumah Tangga Bisa Datang dari Mana Saja, Termasuk Serangan Mistis
-
Merah Putih One For All Tayang 14 Agustus 2025, Siap Saingi La Tahzan Hingga Tinggal Meninggal
-
Nonton Special Show Film La Tahzan: Panasnya Majikan Kepincut Babysitter
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka? Ini Panduan yang Benar
-
Dear Pemerintah, Kenapa Tidak Maksimalkan Program yang Sudah Ada?
-
Stop Facial Tiap Bulan, Pakai 4 Serum Rekomendasi Dokter untuk Kecilkan Pori-pori
-
Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi
-
4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan
-
Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi