Suara.com - Untuk pertama kalinya, penyanyi Nyoman Paul membawakan full lagu-lagunya dalam album terbarunya bertajuk LUAP di panggung Java Jazz Festival 2025.
Ini juga merupakan debut perdana Nyoman Paul di festival musik jazz terbesar di Asia tersebut.
Salah satu lagu yang dinyanyikan lelaki 23 tahun tersebut berjudul "Alunan Mimpi". Lagu ini memiliki kesan yang sangat dalam untuk Nyoman Paul sendiri.
Penyanyi jebolan ajang Indonesian Idol tersebut menulis lagu itu untuk mengenang sahabatnya yang telah tiada tujuh tahun silam.
"Iya, 'Alunan Mimpi' mungkin merupakan salah satu lagu yang paling personal. Lagu itu aku tulis untuk teman baik saya yang sudah enggak ada, sudah berpulang, enam atau tujuh tahun lalu," kata Nyoman Paul saat ditemui awak media usai penampilannya.
Lagu tersebut bertambah spesial karena dinyanyikan dengan iringan musik gamelan yang menjadi aransemen khusus penampilannya di Java Jazz Festival.
"Tadi berkesempatan juga bawain dengan versi yang ada gamelannya, jadi senang. Selalu senang kalau bawain lagu itu," ujar Paul.
Sang sahabat merupakan orang yang sangat berharga bagi Nyoman Paul. Baginya, mendiang temannya lebih dari sekadar teman dan sudah dia anggap layaknya keluarga.
"Menurut sudut pandang aku karena aku orangnya senang nongkrong, senang bersosial, kumpul sama teman-teman, tumbuh besar juga sama teman-teman. Ya keluarga itu enggak selamanya dari keluarga, dari teman juga bisa," tuturnya.
Baca Juga: Tak Pernah Absen sejak Tahun Pertama, Andien Bawakan Lagu Baru di Anniversary Java Jazz Ke-20
Adapun dalam kesempatan tersebut, lelaki asal Bali itu juga mengungkapkan perasaannya bisa tampil di panggung Java Jazz Festival untuk pertama kalinya.
Bagi Nyoman Paul, ini merupakan mimpi yang jadi kenyataan.
"Thankyou Java Jazz sudah undang Paul ke sini. Happy anniversary juga. Ini tuh pasti salah satu wishlist tentunya buat musisi ya untuk bisa perform di Java Jazz. Terus juga ini perdana saya bawain album saya di Java Jazz ini, itu salah satu line up tahun ini, tentunya," imbuh Paul.
Sebelumnya, dia juga mengungkapkan bahwa aransemen musik yang dia bawakan kali ini khusus dibuat untuk Java Jazz Festival. Aransemen ini tak akan dia bawakan lagi di manapun.
Butuh waktu dua bulan untuk Nyoman Paul menggarap dan latihan aransemen baru tersebut.
"Sekedar info, aku baru habis rilis album 15 Mei lalu. Dan inilah panggung perdana aku bawain full album. Dan juga aransemennya cuma ada di Java Jazz. Jadi tidak bakal ada lagi aransemen yang kayak gini di acara-acara lain, tidak," ucap Paul di tengah-tengah penampilannya.
Berita Terkait
-
Tak Pernah Absen sejak Tahun Pertama, Andien Bawakan Lagu Baru di Anniversary Java Jazz Ke-20
-
Mimpi Jadi Kenyataan, Nyoman Paul Tampil Perdana di Java Jazz Festival 2025
-
Digelar Mulai Besok, 20 Tahun Java Jazz Festival Siap Tampilkan Tribute to Titiek Puspa
-
Kolaborasi Lintas Generasi! JessC Gandeng Fauziah Latiff di Lagu "Tak Terpisah" yang Viral
-
Rayakan 20 Tahun, Java Jazz Festival 2025 Hadirkan Panggung 'Ruang Tamu' dan Podcast Live
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan