Suara.com - Atalarik Syach mendatangi Pengadilan Negeri Cibinong hari ini, Senin, 2 Juni 2025.
Didampingi kuasa hukum, kedatangan Atalarik kali ini masih berkaitan dengan agenda eksekusi lahan rumahnya pada 15 Mei 2025 lalu.
"Ya, agenda hari ini saya datang ke Pengadilan Negeri Cibinong adalah untuk, salah satunya mengambil bagian dari hak saya," jelas Atalarik Syach.
Hak yang dimaksud berupa berkas-berkas yang mestinya diterima Atalarik selaku tergugat sebelum proses eksekusi lahan sengketa.
Di antaranya seperti peringatan untuk Atalarik mematuhi proses eksekusi tanpa paksaan atau Aanmaning, berkas pencocokan objek untuk memastikan kesesuaian dengan lahan sengketa atau Konstatering, serta berkas penetapan eksekusi.
"Hak saya itu, karena selama ini saya tidak merasa menerima," kata Atalarik Syach.
Sudah dua kali, Atalarik datang ke pengadilan untuk meminta berkas-berkas tersebut.
Namun, sang pesinetron baru menerima berkas-berkas yang dimaksud dalam kunjungan hari ini.
"Sebenarnya agenda ini dari minggu lalu, cuma karena ada miskomunikasi, alhamdulillah akhirnya beres juga," terang Atalarik Syach.
Baca Juga: Rumah Atalarik Syach Dibongkar Dikaitkan Karma, Paula Verhoeven Diminta Sabar Seperti Tsania Marwa
Dengan sudah diserahkannya berkas-berkas yang mestinya Atalarik pegang sejak sebelum eksekusi, ia tinggal mempelajari bagian mana yang dilanggar dari kepemilikan tanah sengketa tersebut.
"Kembali lagi, saya ingin meluruskan, apa sih permasalahan yang sebenarnya yang harus saya benar-benar kuasai," kata Atalarik Syach.
"Kalau memang ada kesalahan di pihak saya, dari awal saya memiliki lahan tersebut. Jadi seperti apa, dan sampai ada penetapan eksekusi seperti itu bagaimana," lanjut mantan suami Tsania Marwa.
Belum diketahui, seperti apa langkah hukum Atalarik ke depan untuk menyikapi sengketa lahan melawan Dede Tasno itu.
"Masih akan kami pelajari. Masih harus dipelajari dulu, karena semuanya jadi tahapan baru lagi," ucap Atalarik Syach.
Atalarik Syach pertama membagikan kabar kurang menyenangkan soal eksekusi rumahnya lewat unggahan Instagram Story.
Berita Terkait
-
Kekayaan Attila Syach, Bantu Selamatkan Atalarik Syach dari Sengketa Tanah
-
4 Sumber Kekayaan Atalarik Syach yang Terjerat Kasus Sengketa Tanah
-
Tsania Marwa Singgung Kekuatan Iblis saat Atalarik Syach Bantah Dapat Karma
-
Bagaimana Cara Koruptor Dalam Penjara Menang Sengketa Tanah Lawan Atalarik Syach
-
Apa Pekerjaan Attila Syach Sekarang? Bayar Tanah Sengketa Atalarik Syach Rp850 Juta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan