Sejak menciptakan "Garam dan Madu (Sakit Dadaku)", Tenxi dan Jemsi sudah yakin lagu mereka akan sukses.
Namun kesuksesan yang mereka bayangkan tidak sebesar yang diterima saat ini.
Kesuksesan kolaborasi Tenxi, Naykilla, dan Jemsi bahkan membuat mereka dikenal di Singapura dan Malaysia.
Naykilla mengungkap pengalaman manggungnya di Singapura yang tak bisa ia lupakan.
"Kemarin di Singapura gokil sih. Itu lumayan bikin aku terharu. Rame banget dan mereka nyanyinya kenceng banget," ungkapnya.
Berkat lagu "Garam dan Madu (Sakit Dadaku)" meledak, berbagai keuntungan tentu dirasakan Tenxi, Naykilla, dan Jemsi.
Kendati begitu, Tenxi, Naykilla, dan Jemsi memilih menceritakan keuntungan yang sederhana meski dipaksa pamer oleh Nita Vior, Catheez, dan Meyden sebagai Bocah Bocah Kosong (BBK).
"Beli makan nggak mikir," beber Tenxi. "Mau ke mana-mana jadi lebih gampang aja," sahut Naykilla.
Sementara Jemsi kembali menjawab dengan bijak. "Lebih bersyukur," tandasnya.
Baca Juga: Tercatat 110 Juta Streaming, Lagu Garam dan Madu Dikemas Format Album Bareng Rizwan Fadilah
Sebagai informasi, lagu "Garam dan Madu (Sakit Dadaku)" dirilis pada 20 Desember 2024.
Perpaduan Hip Hop dan Dangdut yang dewasa ini disebut Hipdut membawa warna baru di industri musik Indonesia.
Hingga Juni 2025, video klip lagu "Garam dan Madu (Sakit Dadaku)" yang diunggah kanal YouTube antinrml telah ditonton 120 juta kali.
Sementara di Spotify, jumlah pendengarnya telah mencapai 155 juta.
"Garam dan Madu (Sakit Dadaku)" bahkan menjadi lagu Indonesia tercepat yang menembus angka 100 juta pendengar hanya dalam waktu tiga bulan.
Kendati begitu, lagu ini juga tak lepas dari kontroversi akan liriknya yang dinilai bernuansa vulgar.
Namun kontroversi tersebut justru semakin melambungkan nama Tenxi, Naykilla, dan Jemsi.
Pada 28 April 2025, Tenxi, Naykilla, dan Jemsi kembali merilis lagu baru berjudul "Kasih Aba-aba" yang video klipnya kini telah disaksikan 7 juta kali.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Lagu "Mejikuhibiniu" Sukses Hancurkan Standar Musik Saya Tanpa Ampun
-
Saya Jarang Mendengarkan Dewa 19 dan SO7 Sejak Bintang 5 Menjarah Otak Saya
-
Kaleidoskop 2025: 8 Lagu Indonesia Paling Viral, Tak Semuanya Baru Dirilis
-
Melihat Pro Kontra Kemenangan Lagu Garam dan Madu di AMI Awards 2025
-
Giring Ganesha Ngaku Nikmati Lagu Garam Dan Madu Tapi Kini Tak Boleh Joget
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim