"Menjadi seorang Muslim itu bukan cita-cita saya. Kehidupan kami di Manado itu kan kulturnya memang beda dengan di pulau Jawa, yang mayoritas Muslim," tutur Yahya.
Butuh delapan tahun untuk Yahya Waloni memantapkan diri berpindah keyakinan.
"Delapan tahun lamanya, saya mempelajari dan melihat sikap dan karakter antara pelaksanaan secara liturgika atau syariat hukum syar'i dalam peribadatan dua komunitas Kristen dan Islam," papar Yahya.
Selama rentang waktu tersebut, Ustaz Yahya Waloni belajar bagaimana seluruh nabi dalam Islam punya runtutan sejarah yang saling terkait, sedangkan di Kristen tidak.
"Berangkat dari titik perjalanan Ibrahim, ya Islam. Lalu bagaimana jarak yang sangat jauh antara Ibrahim dengan doa yang sekarang kita sebut sebagai doa iftitah. Itu yang membuat saya terdorong untuk mempelajari, apakah dalam Bible itu ada hubungan antara Ibrahim, Muhammad dengan Almasih?," papar Yahya.
"Ternyata, tidak ada. Yang ada hubungannya dengan Almasih, itu hanya di Al-Qur'an dengan Muhammad. Bahkan hubungan antara Almasih dengan Ibrahim, itu Qur'an," imbuhnya.
Ustaz Yahya Waloni juga meyakini bahwa Al-Qur'an adalah bentuk penyempurnaan terakhir dari semua kitab yang pernah Allah turunkan ke para nabi, termasuk Injil atau Alkitab.
"Al-Qur'an itu adalah kumpulan semua kitab para nabi, termasuk Injil," kata dia.
Sampai beberapa hari sebelum memutuskan masuk Islam, Yahya Waloni merasa didatangi sosok penjual ikan yang terus meyakinkan langkahnya.
Baca Juga: Cak Imin Bakal Khotbah Jumatan di Masjid Al Fathu Bandung, PKB Klaim Bukan Kampanye Cawapres
"Tiga kali saya bertemu. Dia bilang, 'Kamu mau masuk Islam, tapi terlalu bingung," papar Yahya.
Padahal, istri Yahya Waloni sama sekali tidak melihat sosok pedagang ikan yang dimaksud sang suami.
"Masyaallah, itu istri saya sampai bertanya, 'Kamu ini ngomong sama siapa?'. Istri saya nggak lihat," ucap Yahya.
Siang tadi, Ustaz Yahya Waloni mengalami peristiwa serupa di tengah khotbah Jumatnya sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Bedanya, sempat ada yang mengaku melihat Yahya Waloni memegangi bagian dada sebelum kolaps.
Berita Terkait
-
5 Pendakwah Indonesia Meninggal Saat Ceramah, Terbaru Ustaz Yahya Waloni
-
13 Fakta Perjalanan Hidup Ustaz Yahya Waloni, Dari Pendeta Hingga Ulama Kontroversial
-
Ustaz Yahya Waloni Meninggal Dunia saat Khutbah Jumat, Ini Profilnya
-
Ustaz Yahya Waloni Wafat, Sempat Khutbah Pertama, Lalu Ambruk Saat Khutbah Kedua
-
Khotbah Idulfitri di Istiqlal Penuh Makna: Puasa Mabrur Kunci Kemajuan Indonesia
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
-
Kaum 'Mager' Merapat, Ada Lomba Rebahan Berhadiah Rp5 Juta
-
Mimpi Buruk di Hari Bahagia: Pengantin Pria Lari Tinggalkan Istri Saat Doa Nikah Berlangsung
-
Kagumi Burgerkill dan DeadSquad, Dubes Swedia Sebut Drummer Metal Indonesia Salah Satu yang Terbaik
-
Dituding Tak Ada Andil di Rumah Mewah Sarwendah, Ruben Onsu Menohok Beri Kode Penghasilannya
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Teuku Ryan Kewalahan Perankan Pengacara Narsis dan Bermuka Dua di Istiqomah Cinta
-
Tragis! Jenazah Anak Perempuan Ditinggalkan dengan Surat Haru, Warga Gotong Royong Urus Pemakaman