"Saras adalah anak sulung yang tumbuh dalam tuntutan untuk kuat. Suatu karakter yang sering banget dialami oleh banyak perempuan di luar sana. Tapi justru karena selalu berusaha untuk terlihat kuat, Saras berpikiran bahwa hubungannya dengan ayahnya sudah sangat dalam," imbuh Aghniny Haque.
"Kenyataanya, jauh dari itu, Saras luput sama ego yang dia bangun sendiri," ucap Aghniny menyambung.
Begitu juga dengan Bastian Steel, yang di mana ini merupakan film horor pertama baginya.
Memerankan tokoh Yudhis, kekasih Sitha Marino ini mengaku banyak merenung saat membangun karakter.
"Yudhis tuh kurang lebih kayak kebanyakan dari kita, khusunya yang masih muda. Ngerasa biasa aja sama hubungan keluarga, sampai akhirnya pas kehilangan baru sadar kalau ternyata aku nggak benar-benar kenal siapa ayahku," imbuh Bastian.
"Dan hal itu juga buat bikin Bastian mikir, kayak 'aku sudah bener-bener kenal orang tua ku juga nggak ya?'"
Tantangan tak kalah berat juga dirasakan Epy Kusnandar. Bintang sinetron Preman Pensiun ini memerankan tokoh Hadi, seorang ayah dari dua anak yang meninggal dunia di awal cerita.
Namun, kematian Hadi bukanlah akhir dari kisahnya. Justru dari sanalah cerita dimulai.
Tubuh Hadi yang sudah tidak bernyawa perlahan bangkit dan berjalan kembali ke kampung halamannya, sebuah daerah yang disebut-sebut menyimpan kutukan misterius.
Baca Juga: Keisya Levronka Diburu Tuyul di Film Pamali: Tumbal, Adaptasi Game Horor yang Bikin Merinding
Menghidupkan karakter Hadi bukan perkara mudah bagi Epy Kusnandar.
Aktor 61 tahun itu mengaku, awalnya merasa cukup percaya diri dengan peran tersebut. Namun kenyataan di lapangan, membuatnya berpikir ulang.
"Sebenarnya saya menyesal menerima peran sebagai pak Hadi di sini karena cukup tantangan berat,” ujar Epy Kusnandar dalam sebuah wawancara, baru-baru ini.
Bayangan Epy Kusnandar tentang perannya sebagai jenazah semula dianggap enteng.
Dia mengira hanya akan tampil sebentar di awal cerita, lalu berperan sebagai mayat tanpa banyak aksi.
Namun ekspektasi itu jauh dari kenyataan yang dihadapi Epy Kusnandar di lokasi syuting.
"Akhirnya untung ada workshop fisik saya diharuskan kurus kering jadi Pak Hadi karena jadi jenazah yang berjalan," ucap Epy Kusnandar.
Untuk bisa tampil meyakinkan sebagai jasad hidup, Epy Kusnandar harus menjalani latihan fisik intensif demi menurunkan berat badannya. Ia harus menciptakan tampilan tubuh yang terlihat seperti mayat.
Bukan hanya itu, Epy Kusnandar juga dituntut untuk menguasai teknik bernapas yang tepat, mengingat adegan-adegannya banyak melibatkan sorotan kamera jarak dekat.
Selepas Tahlil akan tayang di bioskop pada 10 Juli 2025.
Tag
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Film Body Horror yang Dijamin Bikin Ngilu
-
Keisya Levronka Diburu Tuyul di Film Pamali: Tumbal, Adaptasi Game Horor yang Bikin Merinding
-
Film Selepas Tahlil Lebih dari Sekadar Horor, Ada Drama Keluarga yang Bikin Nangis
-
Diangkat dari Kisah Mayat Berjalan, Film Selepas Tahlil Dibintangi Aghniny Haque dan Bastian Steel
-
Epy Kusnandar Hadapi Tantangan Berat sebagai Mayat Hidup di Film Selepas Tahlil
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok