Suara.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengambil inisiatif mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 4 Juli 2025.
Langkah ini diambil di tengah sorotan publik terhadap istrinya, Tina Astari, yang perjalanannya ke Eropa menjadi kontroversi setelah beredarnya surat permintaan dukungan dari sejumlah kedutaan besar RI.
Dalam audiensi yang diterima oleh Deputi Informasi dan Data serta Direktur Humas KPK, Maman menyerahkan sejumlah dokumen untuk dikaji lebih lanjut oleh lembaga antirasuah tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi penerimaan dokumen tersebut. "Terkait dengan isu yang ramai diperbincangkan di media. Tadi Pak Menteri juga menyampaikan beberapa dokumen kepada KPK dan tentu dokumen-dokumen itu akan kami pelajari lebih lanjut," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 5 Juli 2025.
Dokumen yang diserahkan Maman mencakup bukti transaksi pembelian tiket pesawat hingga reservasi hotel. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan istrinya di Eropa sepenuhnya ditanggung dari dana pribadi Tina Astari.
Budi menambahkan bahwa KPK akan bersikap proaktif dalam mendalami isu ini, sejalan dengan fungsi lembaga dalam melakukan pencegahan dan penyidikan korupsi.
"Tentu dalam penanganan perkara ya, baik penindakan dan juga upaya-upaya pencegahan dan penyidikan tidak hanya berasal dari pengaduan masyarakat, tapi juga KPK secara proaktif ya melakukan case-briefing. Melakukan analisis dan kajian yang terkait dengan sektor-sektor yang memang rawan terjadinya korupsi," ujar Budi.
Merespons isu ini, KPK secara umum mengingatkan para penyelenggara negara agar selalu waspada terhadap potensi konflik kepentingan dan gratifikasi.
"Karena gratifikasi ataupun konflik kepentingan itu tidak hanya dalam bentuk barang dan jasa, tapi juga bisa dalam bentuk fasilitas, perlakuan, dan sebagainya," ujar Budi.
Baca Juga: Bikin Gaduh Satu Indonesia, Asmara Tina Astari dan Maman Merekah di Pohon Beringin
"Dan modusnya juga bisa juga tidak langsung kepada penyelenggara yang bersangkutan, tapi bisa juga melalui keluarga, kerabat, atau pihak-pihak terkait lainnya," ia melanjutkan.
Setelah memberikan klarifikasi, Maman Abdurrahman menegaskan bahwa perjalanan istrinya ke Eropa sama sekali tidak menggunakan fasilitas negara.
Menurutnya, Tina Astari berangkat untuk mendampingi anak mereka yang mengikuti kompetisi bersama 27 pelajar lain, dan ia mengklaim tidak ada pendampingan dari kedutaan besar RI di negara-negara tujuan.
"Saya harus jaga kehormatan keluarga saya. Dan terutama istri saya, karena ini sudah menyangkut marwah istri saya," kata Maman.
Kontroversi ini bermula dari beredarnya surat berkop resmi Kementerian UMKM dengan nomor B-466/SM.UMKM/PR.01/2025 di media sosial. Surat bertanggal 30 Juni 2025 tersebut berisi permohonan fasilitasi untuk agenda kunjungan luar negeri bertajuk "Misi Budaya" yang diikuti oleh Tina Astari.
Surat yang ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Kementerian, Arif Rahman Hakim, merinci bahwa kegiatan berlangsung dari 30 Juni hingga 14 Juli 2025. Rute perjalanan mencakup beberapa negara Eropa, seperti Turki, Bulgaria, Belanda, Belgia, Prancis, Swiss, dan Italia.
Dalam surat tersebut, Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal RI di negara-negara terkait diminta memberikan dukungan serta pendampingan penuh selama Tina Astari dan rombongan berada di sana. Tembusan surat ini juga ditujukan kepada Menteri UMKM serta Direktorat Eropa I dan II Kementerian Luar Negeri.
Berita Terkait
-
Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat dan Pelaku UMKM
-
Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana
-
OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM
-
Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Kuliah S1 Psikologi, Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali
-
Demi Kurban, Dewi Perssik Rela Sewa Private Jet dari Kalimantan ke Jakarta!
-
Kurban 12 Sapi di Idul Adha, Dewi Perssik Dapat Bonus 2 Kambing Gratis
-
Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown
-
Inka Andestha Bantah Tuduhan Rebut Pratama Arhan dari Azizah Salsha, Tegaskan Tak Ada Perselingkuhan
-
Tudingan Pakai Steroid Makin Panas, Ade Rai Kini Chat Host Kasisolusi
-
Ussy Sulistiawaty Ungkit Utang 15 Tahun Lalu Tak Kunjung Dibayar, Sindir Siapa?
-
Viral Keributan SPBU, Oknum Polisi Diduga Pukul Taksi Saat Antre Lalu Ngaku Kakinya Dilindas
-
Momen Haji Raffi Ahmad dan Bahlil Bikin Salfok, Komentar Lagu MBG Ramai dan Bikin Ngakak
-
Detik-Detik Rumah Warga Jepara Rusak Usai Dilintasi Sound Horeg Saat Takbiran