Suara.com - Kembali ke dunia akting setelah 14 tahun vakum rupanya menjadi tantangan besar bagi Enno Lerian.
Di sisi lain, Enno senang karena masih dipercaya tampil di karya layar lebar seperti Hanya Namamu Dalam Doaku.
"Kalau ditanya gimana perasaannya? Pasti luar biasa. Senang banget, Dinda saksinya ya, karena kami kan, aduh, ke mana-mana berdua gitu ya pokoknya," ujar Enno Lerian saat konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Jakarta baru-baru ini.
Namun di balik rasa senangnya, tersimpan kegugupan yang mendalam.
Meski berpengalaman, Enno Lerian mengaku grogi luar biasa hingga merasa seperti aktris pendatang baru saat menjalani proses syuting.
Rasa canggung Enno mulai muncul saat sesi acting coach bersama lawan mainnya.
Ia merasa minder dan terintimidasi saat melihat kemampuan pemain-pemain lain dalam menerjemahkan karakter yang harus mereka perankan.
"Pas lagi kami acting coach, itu bener-bener aku tuh grogi banget. Apalagi itu ketemunya langsung sama Ge Pamungkas, kebayang kan?" kata Enno Lerian.
"Ge itu harus menggambarkan karakternya, dan dia bisa menggambarkan karakternya selama satu setengah jam. Yang mana, setelah 14 tahun aku vakum, melihat Ge itu kayak, 'Astaghfirullahaladzim, gue bisa apa?', gitu," imbuhnya.
Baca Juga: Salurkan Sakit Hati Alina, Marshanda Kembali Bernyanyi untuk Film La Tahzan
Enno Lerian merasa tak memiliki bekal apa pun, dibandingkan lawan mainnya yang sudah sangat siap dengan karakter masing-masing.
"Ge ngomong, nyerocos aja gambarin tentang karakternya. Sedangkan aku tuh nggak punya bayangan sama sekali," kata dia.
Bagi Enno Lerian, proses produksi film modern terasa sangat baru dan berbeda dari yang pernah ia alami belasan tahun silam.
"Gue cuma yang, 'Oh, acting coach itu seperti ini ya', gitu. Gue nggak tahu karena memang tidak pernah terlibat dengan dunia perfilman seperti sekarang gitu kan. Jadi memang benar-benar sesuatu yang baru buat aku," jelas Enno.
Puncaknya, perasaan canggung itu terbawa hingga ke lokasi syuting film.
Enno Lerian, yang takut salah karena sudah lama tidak tampil di depan kamera, dibuat gugup setengah mati sampai membuat tangannya dingin setiap sebelum adegan.
Berita Terkait
-
Hotel Sakura Siap Tayang, Film Horor Baru yang Angkat Trauma dan Arwah Jepang
-
Vakum 14 Tahun Urus Keluarga, Enno Lerian Kembali ke Dunia Akting
-
7 Rekomendasi Film Bollywood Tayang Juli 2025, Dibintangi Sara Ali Khan hingga Ajay Devgn
-
Before Sunrise, Cinta yang Datang Tanpa Janji
-
Alasan Yama Carlos Terlibat di Film Narik Sukmo, Ada Peran Unik?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kilas Balik 10 Karya Ikonik Wim Wenders, Sang Presiden Juri Berlinale 2026
-
Kisah Kelam Aurelie Moeremans Diminta Mantan Bertato Agar Gagal Ikut Kontes Kecantikan
-
Segera Tayang di Indonesia, Papa Zola The Movie Angkat Peran Ayah dalam Film Animasi Keluarga
-
7 Fakta Perceraian Kristy dan Desmond Scott yang Bikin Geger, Ada Perselingkuhan?
-
Fakta Film Bidadari Surga: File Sempat Hilang hingga Dinda Hauw Syuting dalam Kondisi Baby Blues
-
Sintya Marisca Pamer Foto Cincin di Jari Manis, Resmi Tunangan?
-
Sinopsis Crime 101, Chris Hemsworth Jadi Pencuri Ulung Paling Diburu Polisi
-
5 Aktris yang Paling Diunggulkan untuk Peran Mother Gothel di Live-Action Tangled
-
5 Momen Ikonik GDA 2026: Daesang Jennie hingga Aksi 'Loading' CORTIS!
-
Apa Itu Child Grooming? Pengalaman Traumatis Aurelie Moeremans di Buku Broken Strings