“Jangan lakukan pelanggaran. Kalau hak, semua bisa didapat habis melaksanakan kewajiban. Kalau banyak pelanggaran, jangan lagi Desember 2025. Bisa dia (menjalani hukuman) satu tahun lagi,” ujar Jhon Matias dilansir dari Liputan 6.
Pernyataan Jhon Matias ini seolah mempertegas bahwa Ammar Zoni tak hanya sedang menanti kebebasanya, melainkan harus menjaga setiap langkah dan perilakunya di dalam lapas untuk mendapat kebabasannya tersebut.
Karena, satu saja pelanggaran disiplin bisa menjadi bumerang yang tidak hanya menggagalkan remisi, tetapi juga berpotensi menambah masa hukumannya selama satu tahun penuh.
Kondisi ini menempatkan Ammar dalam posisi pertaruhan besar.
Transformasi spiritual yang ia tunjukkan, yang juga dikonfirmasi oleh Jhon Matias sebagai bagian dari pembinaan yang diawasi BNN dan dibimbing oleh Ustaz Derry Sulaiman, menjadi fondasi penting.
Namun, fondasi itu harus terus dijaga tanpa cela hingga hari yang dinantikan tiba.
Berita Terkait
-
Ustaz Derry Sulaiman Bersaksi Ahmad Dhani Punya Pemahaman Agama yang Tinggi
-
Sosok Irwan Mussry di Mata Ustaz Derry Sulaiman, Terpengaruh Konflik Dhani Vs Maia?
-
Ustaz Derry Sulaiman Kaget Ahmad Dhani Bikin Konten untuk Maia Estianty Lagi
-
Ahmad Dhani Dinasihati Ustaz Derry Sulaiman Usai Unggah Video Maia: Efeknya Kurang Bagus
-
Temanya Ahmad Dhani Banget, Derry Sulaiman Sebut Ngunduh Mantu Al Ghazali Bakal Bikin Sejarah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim