"Kecuali ada pasien yang kayak tiba-tiba kecelakaan, harus aku jahit di tempat, itu mantap lah itu," jelasnya, sambil menirukan gerakan menjahit.
Pengakuan ini menggarisbawahi perjuangan finansial yang dihadapi oleh banyak dokter umum di garda terdepan pelayanan kesehatan, sebuah realita yang jarang terungkap ke publik.
Rendahnya pendapatan dokter di Indonesia ini terasa semakin miris jika dibandingkan dengan investasi pendidikan yang harus dikeluarkan.
Seperti yang kita tahu, biaya untuk menempuh pendidikan kedokteran tidaklah murah, bahkan tergolong salah satu yang termahal di Indonesia.
Belum lagi waktu dan energi yang dihabiskan selama bertahun-tahun untuk belajar dan menjalani koas.
Indahkus sendiri mengakui bahwa pendapatannya dari profesi dokter tidak cukup untuk menutupi cicilan dan kebutuhan hidupnya.
Ia mengungkapkan bahwa justru kariernya di dunia hiburan yang menjadi penopang finansialnya.
Kisah Indahkus ini menjadi cerminan betapa besar kesenjangan antara pengorbanan yang dilakukan untuk menjadi seorang dokter dengan penghargaan finansial yang diterima, terutama bagi dokter umum yang melayani masyarakat luas melalui fasilitas seperti BPJS.
Di tengah perjuangannya sebagai dokter, musik menjadi jalan lain bagi Indahkus untuk berkarya sekaligus menopang hidup.
Baca Juga: Sempat Absen Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa Bakal Diperiksa Jumat?
Keputusannya untuk terjun ke dunia hiburan, bahkan hingga mengikuti kompetisi di Cina, terbukti menjadi langkah yang tepat.
Realita yang diungkap oleh Indahkus ini bukan untuk merendahkan profesi dokter, melainkan untuk memberikan perspektif baru yang lebih jujur.
Ini adalah tamparan bagi kita semua untuk lebih menghargai perjuangan para tenaga medis yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kesehatan masyarakat.
Berita Terkait
-
Sempat Absen Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa Bakal Diperiksa Jumat?
-
Mau Kulit Halus dan Cerah? Ini Cara Eksfoliasi yang Benar Menurut Dokter Kecantikan
-
6 Sepatu Lari yang Modelnya Timeless Versi Dokter Tirta, Trendy di Segala Zaman
-
Skin Barrier Rusak Harus Pakai Skincare Apa? Ini Saran dari Dokter Kecantikan
-
Rangkaian Skincare GEUT by. Dokter Tompi untuk Cowok: Anti Ribet, Tinggal Sat Set!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!
-
Apakah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Menikah? Ini Profil Lengkapnya
-
Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional
-
Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan
-
Review Film Pelangi di Mars: Visual Berkelas Karya Anak Bangsa, Meski Menyimpan Satu Teka-teki
-
Rambutnya Dibikin Rusak Hair Stylist, Nirina Zubir Berharap Tak Ada Korban Lagi
-
Baru Dibongkar, Ada Lantunan Al Fatihah di Lagu Demi Waktu Milik Ungu
-
'Jebakan' Fanny Ghassani Bikin LDR dengan Suami Selama 7 Tahun
-
Polemik Mobil Tamu Pemkot Samarinda: Biaya Sewa Rp7,3 Miliar Jadi Sasaran Amuk Warganet
-
Sinopsis Bait, Riz Ahmed Berjuang Jadi James Bond di Series Komedi Baru Prime Video