Suara.com - Selebgram dan desainer asal Indonesia, Arnold Putra alias AP, akhirnya menghirup udara bebas setelah ditahan oleh otoritas Myanmar sejak tahun lalu.
Pria yang dikenal dengan gaya eksentrik ini resmi dibebaskan dan dideportasi dari Myanmar ke Bangkok, Thailand, pada Sabtu, 19 Juli 2025.
Menurut informasi yang dihimpun dari sumber diplomatik, Arnold dideportasi pada malam hari dan dikawal langsung oleh petugas imigrasi Myanmar hingga tiba di Bangkok sekitar pukul 22.35 waktu setempat.
Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon telah menugaskan stafnya untuk menjemput dan memberikan pendampingan kepada Arnold.
"Arnold sendiri dikawal petugas imigrasi Myanmar sebelum bertolak ke Bangkok. Dia tiba di Bangkok malam tadi sekitar pukul 22.35 waktu setempat," demikian bunyi informasi yang dikonfirmasi oleh seorang sumber.
Sebelumnya, beredar keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri Republik Persatuan Myanmar yang menyebutkan bahwa Arnold telah diberikan pengampunan atau amnesty oleh Dewan Administrasi Negara Myanmar (State Administration Council) setelah melalui proses diplomasi panjang dengan pihak Indonesia.
"Kementerian juga dengan hormat memberitahukan bahwa Dewan Administrasi Negara telah memberikan pengampunan kepada warga negara Indonesia tersebut," tulis pernyataan resmi tersebut.
Pemberian amnesti ini disebutkan didasari oleh pertimbangan hubungan baik antara kedua negara, serta alasan kemanusiaan.
“Mengingat hubungan persahabatan yang telah terjalin antara Myanmar dan Indonesia serta atas dasar kemanusiaan dan belas kasihan,” lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Bantah Utang Rp 2,5 Miliar, Rea Wiradinata Mantap Polisikan Noverizky Tri Putra Pasaribu Pekan Depan
Myanmar juga mengapresiasi peran aktif Pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan persoalan hukum ini.
"Terkait hal ini, Kementerian sangat menghargai kerja sama Kedutaan Besar dalam mengatur prosedur yang diperlukan untuk deportasi dini terhadap individu tersebut," ujar mereka.
Diketahui, Arnold Putra ditahan otoritas Myanmar sejak tahun 2024 atas tuduhan serius, yakni mendanai kelompok pemberontak di negara tersebut.
Tuduhan ini memicu respons dari berbagai pihak di Indonesia, termasuk dari kalangan anggota DPR RI yang mendesak pemerintah untuk segera bertindak.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri RI yang dipimpin oleh Menteri Sugiono segera melakukan langkah diplomasi intensif dengan pemerintah Myanmar
Tag
Berita Terkait
-
Dituduh Danai Pemberontak, Selebgram Arnold Putra Dibebaskan Berkat Diplomasi Menlu ke Myanmar
-
Pembebasan Selebgram AP di Myanmar Akan Libatkan Kemenhan, Ada Operasi Militer?
-
Dasco Dorong Pemerintah Diplomasi Bebaskan WNI yang Ditahan Junta Myanmar
-
Kronologi Selebgram AP Divonis 7 Tahun Penjara di Myanmar, Danai Pemberontak?
-
Profil Arnold Putra, Selebgram dan Desainer Indonesia yang Diduga Ditangkap di Myanmar
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung