Suara.com - Film Assalamualaikum Baitullah (ASBA) resmi tayang di bioskop seluruh Indonesia sejak 17 Juli 2025. Film yang diangkat dari novel karya Asma Nadia ini menjadi perbincangan karena bukan hanya ceritanya yang menguras air mata, tapi juga karakter-karakter di dalamnya dinilai relatable.
Salah satunya adalah Barra, tokoh pria utama yang mencuri perhatian, diperankan oleh Arbani Yasiz.
Barra bukan tipikal laki-laki yang datang dengan seribu janji manis. Ia lembut, penuh empati, dan terlalu sering mengalah demi kebahagiaan orang lain. Barra menggambarkan laki-laki ideal masa kini: soft-spoken, tidak agresif, tapi tahu betul apa yang ia rasakan.
Di satu sisi, Barra ingin membahagiakan ibunya dan memenuhi perjodohan yang telah diatur. Tapi semuanya berubah saat ia bertemu Amira (Michelle Ziudith), seorang perempuan kuat yang sedang bangkit dari titik terendah dalam hidupnya.
Barra pun dihadapkan pada pilihan paling sulit: mengikuti permintaan orang tuanya atau mendengarkan kata hatinya sendiri?
“Barra itu pria yang mungkin jarang kita lihat di film, enggak banyak bicara, tapi sangat dalam. Dia selalu berusaha menjadi baik, tapi justru itu yang bikin dia terjebak dalam dilema,” ujar Arbani Yasiz dalam salah satu wawancara.
Lalu manakah yang akan dipilih Barra? Apakah ia termasuk yang percaya pada kekuatan kata hati? Atau lebih memilih mengikuti jalan yang sudah diatur orang lain?
Temukan jawabannya dengan menonton Assalamualaikum Baitullah di bioskop terdekat dan rasakan sendiri perjalanan batin para karakternya, terutama Barra, si pria yang terlalu baik untuk dilupakan.
Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, Assalamualaikum Baitullah menyajikan kisah tentang seorang perempuan yang kehilangan hampir segalanya: cinta, kepercayaan, dan arah hidup.
Baca Juga: Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak
Tapi dari luka yang dalam, ia bangkit dan memulai perjalanan spiritual menuju Tuhan, dirinya sendiri, dan tujuan hidup yang baru. Dibalut tema keikhlasan, ketegaran, dan harapan setelah gelap, film ini mengajak kita untuk percaya: bahwa akhir bukan berarti selesai.
Film ini juga dibintangi oleh Tissa Biani, Miqdad Addausy, Ummi Quary, Maudy Koesnaedi, Vonny Anggraini, dan Sadana Agung, menjadikannya drama emosional penuh warna dan makna.
Ikuti berita terbaru dan konten eksklusif lainnya seputar film ini di akun Instagram @film.asba dan @vmsstudioid, atau gabung ke Whatsapp Community resmi ASBA untuk update langsung! ***
Berita Terkait
-
Eddie Murphy Bagikan Update Awal Film Donkey, Tayang Sekitar 3 Tahun Lagi
-
Kembali Tunda Tayang, Film Biopik Michael Jackson akan Rilis 2026
-
Jadi Pasangan Egois di Film Assalamualaikum Baitullah, Miqdad Addausy Tega Membelah Hati
-
Review Film A Normal Woman: Perjalanan Menemukan Diri di Tengah Luka!
-
Review Film Ghost Train: Teror Tanpa Akhir di Jalur Bawah Tanah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP
-
Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya