Suara.com - Beby Tsabina menghadapi tantangan unik saat memerankan karakter Rachel dalam film Si Paling Aktor.
Demi mendalami perannya sebagai aktris yang terobsesi pada penampilan, Beby Tsabina sampai rela belajar 'ngalis' dari nol, pasalnya di kehidupan nyata, Beby mengaku termasuk tipe perempuan yang cuek soal dandan.
"Aku termasuk anak yang cuek banget, jadi PR aku adalah itu, gimana aku yang tadinya nggak peduli ya soal alis," kata Beby Tsabina dalam wawancara di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pad Jumat, 1 Agustus 2025.
Dalam film besutan sutradara Ody C. Harahap tersebut, karakter Rachel digambarkan sebagai selebritas yang sangat peduli pada tampilan wajah, termasuk bentuk alis.
Menurut Beby, aspek itu menjadi tantangan tersendiri karena sangat berbeda dari dirinya sendiri.
"Teman-teman aku itu banyak banget yang, namanya juga cewek, kayaknya alis itu nomor satu dan penting banget untuk look mereka. Tapi bukan aku," tuturnya.
Tak ingin tanggung menjalani peran, Beby pun berlatih merias alis agar terlihat natural seperti orang yang memang ahli dalam melakukannya.
"Akhirnya aku belajar dulu tuh ngalis itu gimana supaya kelihatan real. Karena kan kelihatan yang udah jago itu, tangannya jalan dengan sendirinya gitu, itu nggak relate sih sebenarnya," ungkap Beby sambil tertawa.
Meski awalnya merasa kesulitan, pemeran film Rentang Kisah ini mengaku terbantu karena sebagai perempuan, dia bisa mencoba latihan sendiri di rumah.
Baca Juga: Sinopsis Zootopia 2, Judy dan Nick Jadi Buron, Siap Tayang November 2025
"Kayaknya perempuan lebih gampang ya, latihan-latihan sendiri aja di rumah. Karena kalau alis ada, tapi gimana caranya bikin rapinya itu kan," ucap Beby.
Namun, Beby mengakui gaya ngalis karakter Rachel justru terlalu berlebihan.
"Menurut aku agak over sih. Rachel tuh tahu nggak sih orang yang gambar jadi medok gitu dan dia merasa itu yang bagus," tandasnya.
Tentang Film Si Paling Aktor
Si Paling Aktor adalah film komedi produksi MD Pictures yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 30 Oktober 2025.
Disutradarai oleh Ody C. Harahap, film ini mengangkat kisah satir seputar industri perfilman, lengkap dengan konflik "syuting dalam syuting".
Berita Terkait
-
Review Film Ghost Train, Cari Hantu demi Konten Berujung Petaka
-
Perjuangan Firzanah Bintangi Film Panggilan Dari Kubur, Kepala Terbentur Besi
-
Annabelle Kembali! Trailer Akhir The Conjuring: Last Rites Tampilkan Teror Paling Gelap
-
Review Unsane: Film Horor Psikologis yang Direkam dengan iPhone, Tayang Malam Ini di Trans TV
-
Tayang Hari ini, Film Bertaut Rindu Diboikot Imbas Protes Nadin Amizah?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata