Suara.com - Film animasi Merah Putih One For All yang diklaim sebagai karya anak bangsa menuai kritikan tajam dari sejumlah pihak terutama di media sosial, Jumat (8/8/2025).
Padahal, Merah Putih One For All diklaim sebagai film kartun satu-satunya dan yang pertama hadir di bioskop dengan membawa misi atau tema kebangsaan dalam keberagaman dalam koridor bendera merah putih.
Kabarnya film tersebut akan ditayangkan di bioskop secara serentak dalam peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia pada tanggal 14 Agustus 2025 mendatang.
Cuplikan Merah Putih One For All kadung tersebar dan menjadi perbincangan warganet. Banyak dari mereka mengkritik kualitas karya visual.
Banyak warganet di media sosial membandingkannya dengan film animasi Indonesia lainnya, seperti "Jumbo", yang dianggap telah menetapkan standar baru bagi industri.
Tak hanya itu, sinopsis film anak bangsa tersebut tak lepas dari sorotan publik. Di antaranya banyak kejanggalan hingga cerita terkesan terlalu dipaksakan.
Lantas film Merah Putih One For All sebenarnya menceritakan tentang apa?
Film ini mengisahkan sebuah desa yang akan mengadakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Akan tetapi 3 hari sebelum upacara, bendera Merah Putih-nya hilang.
Berangkat dari peristiwa itu, sekelompok anak terpilih menjadi "Tim Merah Putih" pun mencarinya. ada 8 anak yang diceritakan punya latar belakang budaya berbeda.
Baca Juga: Benarkah Film Merah Putih One for All Buru-buru Dirilis Demi Lawan Viral Bendera One Piece?
Mereka yang berasal dari Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa bersatu dalam misi heroik yakni menyelamatkan bendera merah putih pusaka yang hilang secara misterius.
Kritikan Tajam
Sementara itu, banyak pengguna media sosial menyoroti grafis film animasi tersebut. Misalnya @mulia******* yang menyebut jika pembuatan film Merah Putih One For All terkesan buru-buru.
"Dengan grafis sekelas keluarga Somat, ekspektasi pasti rendah. Tapi di sisi lain ini nunjukin sedikit perkembangan animasi Indonesia yang mulai dilirik masyarakat bahkan pemerintahan berkat Jumbo. Tapi kok bisa se buru-buru itu ya?" ungkapnya dikutip Jumat (8/8/2025).
Warganet @nexu***** malah menganggap jika film Merah Putih One For All seperti tugas sekolah yang belum selesai sebelum deadline.
"Maaf bukan maksud nggak nasionalis ya, tapi jujur film ini kerasa kek hasil tugas proyek PPKn anak SMA yang dikerjain seminggu sebelum deadline. Dan saya dengar katanya ni film mau masuk bioskop? Saya rasa ngeliatin kursi bioskop yang kosong selama 2 jam mungkin lebih menghibur daripada nonton ini," sebutnya.
Berita Terkait
-
Sinopsis Fear the Night: Pesta Lajang Diganggu Teror Mematikan, di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
Boogle Personality dalam Film 'Swapped': Berpura-PuraBaik Ternyata Busuk
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bantah Hera eks ART, Erin Taulany Pastikan Anak-Anak Marah Fotonya Diposting
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah
-
Sahabat Sejatiku: Lagu Penyemangat di Tengah Kondisi Pasar Modal yang Tertekan
-
Apes, Jefan Nathanio Ketiban Plafon Kamar Hotel saat Syuting Dukun Magang
-
Kabar Terbaru Lutfiana Ulfa, Perempuan yang Dinikahi Syekh Puji di Usia 12 Tahun
-
Sinopsis 5 Film Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini
-
Sinopsis Fear the Night: Pesta Lajang Diganggu Teror Mematikan, di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
Lagi Sakit Difotoin, Salman Khan Ngamuk ke Paparazzi
-
Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek