Suara.com - Penampilan Feast di Cherrypop 2025 hari kedua, Minggu 11 Agustus 2025 di Yogyakarta dipadati penonton.
Penonton ikut bernyanyi dan berjoget sepanjang penampilan Feast dalam acara Cherrypop 2025.
Namun, ada satu momen yang cukup menarik perhatian banyak orang di tengah penampilan Feast di acara tersebut.
Sebelum Feast membawakan lagu "Kami Belum Tentu", Fikriawan dan Baskara Putra sempat menyinggung soal kebijakan PPATK yang memblokir rekening dormant.
Mereka mengingatkan para penonton untuk tak lupa menggunakan rekeningnya untuk membeli merchandise Cherrypop 2025 ketika menyindir soal kebijakan tersebut.
"Jangan lupa untuk membeli merchandise Cherrypop 2025. Lebih baik pakai ATM-mu untuk beli merchandise daripada nanti diblokir," ujar Fikriawan yang mengundang gelak tawa penonton.
Setelah itu, mereka lantas membawakan lagu "Kami Belum Tentu" di panggung Cherrypop 2025.
Saat itulah, terlihat seorang penonton mengibarkan bendera One Piece selama Feast membawakan lagu 'Kami Belum Tentu".
Beberapa kali, kamera pun menyorot ke arah penonton yang mengibarkan bendera One Piece tersebut dan memperlihatkannya di layar samping panggung.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penjelasan DJP Soal Tukang Jahit di Pekalongan Ditagih Pajak Rp2,9 Miliar
Terdengar pula suara para penonton yang begitu semangat ikut menyanyikan lagu "Kami Belum Tentu" bersama Feast.
Seperti yang diketahui, agu tersebut memiliki makna tentang ketidakpastian dan keresahan generasi muda terhadap situasi sosial dan politik Indonesia.
Lirik lagu ini juga mencerminkan kekecewaan terhadap janji-janji politik yang tidak ditepati, serta perasaan apatis yang muncul akibat ketidakjelasan dan minimnya solusi dari permasalahan yang ada.
Momen ini menjadi lebih menarik, karena belakangan bendera One Piece cukup mencuri perhatian masyarakat hingga pemerintah.
Sebab, banyak orang justru mengibarkan bendera One Piece dibawah bendera merah putih jelang hari ulang tahun (HUT) RI ke-80 pada 17 Agustus 2025 nanti.
Berita Terkait
-
Kang Maman: Fenomena Bendera One Piece Picu Trauma, Imajinasi Rakyat Dibatasi Aparat
-
Reaksi Pemerintah Soal Bendera One Piece Dinilai Lebay, Kang Maman: Takut Pada Simbol?
-
Geger Bendera One Piece di Puncak Lawu Jelang 17 Agustus, Benarkah Simbol Protes? Ini Faktanya
-
Heboh Intimidasi Bendera One Piece: Pedagang Ditampar Pria Ngaku Aparat, Konter HP Didatangi Petugas
-
Ustaz Dasad Latif Bayar Rp100 Ribu, PPATK Panen Rp12 Triliun dari Pemblokiran Rekening?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi