Dengan kerja keras, dia berhasil mengembangkan bisnisnya hingga mencapai omzet miliaran rupiah.
Dikenal sebagai sosok yang gigih, bahkan dia pernah merangkap sebagai kurir, tim pemasaran, bagian keuangan, dan desainer di awal usahanya.
Dia mengembangkan bisnisnya hingga menjadi creative holding group yang menaungi berbagai perusahaan kreatif.
Flux Creative Universe adalah nama perusahaan induk yang menaungi berbagai entitas bisnis di bawahnya.
Perusahaan ini bergerak dalam berbagai pilar industri kreatif, antara lain:
- Creative Industry: Mencakup layanan agensi kreatif penuh (full service agency), seperti Idenya Flux.
- Media Agency: Menyediakan layanan perencanaan dan pembelian media.
- Production House: Menangani produksi konten, termasuk video komersial.
- Event Organizer: Mengelola berbagai acara dan kampanye.
- Digital Capital: Berinvestasi pada bisnis kreatif digital.
Sebagai holding group, Flux Creative Universe telah mengerjakan lebih dari 10.000 proyek untuk berbagai klien besar, baik dari sektor korporasi maupun merek ternama.
Beberapa entitas di bawahnya, seperti Idenya Flux, telah dipercaya untuk menangani kampanye besar, di antaranya Tolak Angin, XL Axiata, UNIQLO, BNI hingga Cimory.
Kedekatan dengan Deddy Corbuzier
Yohanes sempat mention nama Deddy Corbuzier dalam komentarnya itu. Lalu apa hubungannya dengan Stafsus Menhan itu?
Baca Juga: Animator Luar Negeri Ngaku 6 Karyanya Dicuri oleh Film Merah Putih: One For All
Ternyata, pada tahun 2023, Flux Creative Universe menerima investasi dari Deddy Corbuzier.
"@fluxcreativeuniverse mendapat berkat besar yaitu investasi dari @mastercorbuzier lewat dektos digital corbuzier nya, ternyata visi flux ini sejalan dengan apa yang om deddy inginkan," ungkap Yohanes saat itu.
Meski kedekatannya dengan Deddy hanya sebatas rekan bisnis, namun dia mengaku sangat bersyukur mendapatkan kepercayaan tersebut.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Iseng Remake Trailer Film Merah Putih One for All Pakai AI, Kreator Ini Dapat Tawaran 1 Miliar
-
Komentari Kualitas Merah Putih One For All, Ifan Seventeen Ajak Masyarakat Tunggu Film Animasi PFN
-
Terus Dihujat, Film Merah Putih: One for All Hanya Dapat 16 Layar di Bioskop
-
Ifan Seventeen Tegaskan Film Merah Putih Bukan Produksi PFN, Tak Pakai Uang Negara!
-
Produser Janjikan Film Merah Putih: One for All Lebih Bagus dari Trailer
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan