Suara.com - Sebuah langkah monumental bagi industri film Indonesia baru saja terwujud.
Barunson E&A, studio raksasa Korea Selatan yang mendalangi kesuksesan film peraih Oscar Parasite, telah secara resmi mengikat kemitraan eksklusif berdurasi dua tahun dengan Come And See Pictures, rumah produksi yang didirikan oleh sutradara Joko Anwar.
Kesepakatan ini menempatkan Barunson E&A sebagai pemegang kendali penjualan global untuk semua proyek film yang lahir dari rahim Come And See Pictures.
Kemitraan ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan sebuah jembatan strategis yang dirancang untuk melontarkan sinema Indonesia ke panggung internasional.
Joko Anwar menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan realisasi dari visi bersama untuk menyajikan narasi-narasi yang kuat dan berani kepada audiens di seluruh dunia.
"Come And See Pictures lahir dari keyakinan bahwa cerita yang berani bisa menggerakkan serta mengubah cara pandang penonton," ujar Joko Anwar dalam sebuah pernyataan yang dilansir oleh Deadline pada Rabu (20/8/2025).
"Barunson E&A telah lama mewujudkan visi yang sama lewat karya-karya mereka. Kesepakatan ini adalah peluang untuk menyatukan semangat kami menciptakan film yang membuka ruang diskusi dan meninggalkan kesan mendalam," katanya menyambung.
Sebagai proyek pembuka dari aliansi ini, sebuah film thriller-horor berjudul Ghost In The Cell telah disiapkan.
Ditulis dan disutradarai langsung oleh Joko Anwar, film ini menjanjikan ketegangan tingkat tinggi dengan latar sebuah penjara paling brutal.
Baca Juga: Sentilan Tajam Joko Anwar Saat Nafa Urbach Bela Kenaikan Gaji DPR: Pilih yang Pinter
Ceritanya berpusat pada teror tak kasat mata yang membantai para narapidana satu per satu, memaksa mereka membentuk aliansi tak terduga dengan para sipir korup hanya untuk bertahan hidup.
Debut penjualan internasional untuk Ghost In The Cell akan diluncurkan secara resmi oleh Barunson E&A di dua panggung bergengsi, Toronto International Film Festival (TIFF) dan Asian Contents & Film Market di Busan.
Lebih lanjut, kesepakatan ini juga mencakup proyek lain yang diproduseri oleh Joko Anwar, sMothered (Legenda Kelam Malin Kundang), yang menunjukkan lingkup kemitraan yang luas.
Dari pihak Barunson E&A, CEO Yoonhee Choi mengungkapkan bahwa keputusan ini didasari oleh keyakinan mendalam terhadap potensi sinema Indonesia.
Pengalamannya di masa lalu, termasuk saat menangani film-film Joko Anwar seperti Pengabdi Setan dan Perempuan Tanah Jahanam ketika ia masih di CJ ENM, memberinya pemahaman kuat tentang daya tarik universal yang dimiliki oleh cerita-cerita dari Indonesia.
"Setelah beberapa tahun terlibat di perfilman Indonesia, kami memahami kekuatan cerita dari Indonesia dan bagaimana film-film tersebut bisa diterima secara luas di pasar global," imbuh Choi.
Berita Terkait
-
Sentilan Tajam Joko Anwar Saat Nafa Urbach Bela Kenaikan Gaji DPR: Pilih yang Pinter
-
Cara Nonton Pengepungan di Bukit Duri, Film Thriller Joko Anwar Penuh Aksi!
-
Vidio Buka Jalan Jadi Sineas, Gandeng Joko Anwar dan Mira Lesmana untuk Mentoring Langsung
-
Catat Tanggalnya, Pengepungan di Bukit Duri Siap Tayang di Prime Video
-
Joko Anwar Review Film Weapons: Salah Satu Film Horor Paling Original
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Anies Baswedan Tak Dibahas di Mens Rea
-
Beredar Chat Jule Ngaku Korban KDRT Na Daehoon, Tapi Kok Dapat Hak Asuh?
-
Makin Percaya Diri Tampil Tanpa Hijab, Video Jule Bareng Seorang Pria Viral di Media Sosial
-
47 Meters Down: Uncaged, Melawan Labirin Maya dan Hiu Buta, Malam Ini di Trans TV
-
No Way Up Sajikan Horor Survival yang Memacu Adrenalin antara Langit dan Laut, Malam Ini di Trans TV
-
Pernah Kena Isu Selingkuh dengan Zize, Salim Nauderer Direstui Faisal Haris Pacari Shakilla Astari
-
Flash Disk Berisi Konten Netflix Jadi Barbuk Kasus Pandji Pragiwaksono, Apakah Ini Pembajakan?
-
Tak Hanya Ogah jadi Babu, Ibrahim Risyad Merasa Nikah Bikin Masalahnya Bertambah
-
Ruhut Sitompul Sentil Pelapor Pandji Pragiwaksono: Gagal Total dan Bikin Malu
-
Sudah Jadi Istri Maxime Bouttier, Luna Maya Masih Simpan Postingan tentang Ariel NOAH