Entertainment / Gosip
Rabu, 25 Februari 2026 | 12:44 WIB
Fairuz A. Rafiq di RS Abdi Waluyo, Jakarta, Rabu (31/7/2024).
Baca 10 detik
  • Ibunda Fairuz A Rafiq, Aisyah, telah berjuang melawan penyakit Alzheimer selama tiga tahun terakhir.
  • Kondisi Aisyah memprihatinkan; ia lebih banyak berbaring dan sering lupa anggota keluarganya sendiri.
  • Keluarga menghibur Aisyah dengan melibatkan cucu-cucunya dalam kegiatan mengaji dan bernyanyi.

Suara.com - Sudah tiga tahun lamanya ibunda Fairuz A Rafiq, Aisyah, berjuang melawan penyakit Alzheimer. 

Kondisinya kini kian memprihatinkan. Selain tak lagi bisa beraktivitas di luar rumah, Aisyah mulai sering lupa pada anak-anak hingga cucu-cucunya sendiri.

Fairuz mengungkapkan bahwa sang ibu kini hanya bisa menghabiskan waktu dengan berbaring. Kondisi fisiknya sudah sangat lemah untuk sekadar diajak duduk dalam waktu lama.

"Mama sakitnya sudah lumayan beberapa tahun ini. Didiagnosa Alzheimer dan menurut dokter tidak bisa sembuh. Mama sudah enggak bisa keluar rumah, jalannya harus dibantu banget dan lebih banyak tiduran," kata Fairuz A Rafiq saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan pada Selasa, 24 Februari 2026.

Istri Sony Septian ini mengaku kerap merasa pilu saat melihat orang lain bisa membawa orang tua mereka berjalan-jalan. 

Sonny Septian dan Fairuz A. Rafiq ditemui di Darmawangsa, Jakarta Selatan pada Kamis (26/12/2024). [Rena Pangesti/Suara.com]

Kenangan masa lalu saat masih bisa berlibur bersama sang ibu kini hanya menjadi memori yang sulit terulang.

"Kalau suka melihat di mal atau di jalan ada orang bawa orang tuanya, hati tuh kayak 'Ya Allah pengin banget bisa kayak gitu lagi'. Dulu kan suka ajak makan, liburan luar kota, tapi sekarang sudah enggak bisa lakuin itu. Mamaku sekarang lebih banyak tergeletak di kasur," tuturnya.

Penyakit yang menyerang daya ingat ini juga membuat Aisyah sering kehilangan memori tentang anggota keluarganya. Fairuz harus sabar mengulang memori setiap kali datang berkunjung agar sang ibu kembali ingat.

"Kadang ingat aku, kadang ingat anak-anaknya, kadang enggak. Jadi pas datang tuh sudah enggak ingat lagi, harus diingat-ingatin lagi," tambahnya.

Baca Juga: Ungkap Ujian di 2024, Fairuz A Rafiq: Allah Sayang sama Kami

Meski demikian, Sony Septian menyebut pihak keluarga tetap berupaya menghibur dengan melibatkan anak-anak. 

King Faaz dan adik-adiknya rutin menunjukkan kemampuan mengaji hingga bernyanyi di depan sang nenek sebagai bentuk terapi hiburan.

"Kita ajak anak-anak biar menghibur Mama. Kakak Eijaz nanti nyanyi di depan Neni (nenek), Abang Faaz nanti ngajiin. Insya Allah jadi obat buat Neni. Sekecil apa pun usaha hiburan yang kita kasih, semoga Neni berasa lebih senang," kata Sony.

Beruntung, kondisi fisik sang ibu sedikit membaik dalam hal pencernaan. Jika sebelumnya harus menggunakan alat bantu di perut untuk makan, kini dia sudah mulai bisa makan melalui mulut secara normal kembali. 

Fairuz A Rafiq dan Sony Septian kini hanya fokus memberikan pelayanan terbaik demi membahagiakan sang ibu di masa tuanya.

Load More