Suara.com - Perceraian bagi figur publik bukan hanya akhir dari sebuah babak personal, tetapi juga sebuah 'reset button' raksasa bagi karier dan citra mereka.
Gugatan cerai Pratama Arhan terhadap Azizah Salsha pada Senin (25/8/2025) kini membuka medan pertaruhan baru yang krusial.
Siapa yang akan keluar lebih kuat, dan bagaimana perpisahan ini akan membentuk ulang jalan karier mereka masing-masing?
Selama dua tahun, brand "Arhan-Azizah" adalah sebuah entitas yang sangat kuat. Namun, kini keduanya harus kembali berdiri di atas kaki sendiri.
Ini adalah momen pembuktian terbesar bagi mereka, di mana narasi publik akan bergeser dari "pasangan idola" menjadi "individu tangguh". Mari kita proyeksikan apa yang menanti di depan.
Bagi seorang atlet profesional, drama di luar lapangan adalah distraksi terbesar. Perceraian ini, meski menyakitkan, bisa menjadi katalisator positif bagi karier Arhan.
Selama ini, performa Arhan seringkali dikaitkan dengan kehidupan pribadinya. Dengan lepas dari sorotan konstan terhadap hubungannya, ia memiliki kesempatan untuk mengembalikan fokus 100% pada sepak bola.
Ini adalah peluang emas untuk membungkam kritik dengan prestasi murni di lapangan.
Narasi publik tentang Arhan kemungkinan besar akan berubah. Dari citra "suami bucin" yang selalu berusaha, ia bisa membangun persona baru sebagai atlet yang tegar, dewasa, dan mampu melewati badai personal.
Baca Juga: Kabar Perceraian Pratama Arhan dan Azizah Salsha Dituding Pengalihan Isu Kasus Ini
Citra ini jauh lebih kuat dan beresonansi dengan merek-merek olahraga yang menjual nilai-nilai seperti ketahanan, fokus, dan kekuatan.
Jangan kaget jika setelah ini Arhan justru dibanjiri tawaran endorsement dari produk-produk yang menonjolkan maskulinitas, ketangguhan, dan kesehatan mental. Ia menjadi simbol dari pria yang memilih fokus pada kariernya.
Tantangan bagi Azizah mungkin sedikit lebih kompleks, namun peluangnya juga sama besarnya. Ia harus membuktikan bahwa popularitasnya bukanlah sekadar "pinjaman" dari statusnya sebagai istri seorang bintang timnas.
Inilah saatnya bagi Azizah untuk mengukuhkan identitasnya sebagai influencer dan content creator yang mandiri. Ia harus menunjukkan bahwa konten, gaya, dan pesonanya memiliki nilai jual tersendiri.
Ini adalah misi pembuktian untuk keluar dari label "WAGs" dan menjadi brand atas namanya sendiri.
Perceraian ini membuka pintu bagi Azizah untuk membangun citra baru sebagai perempuan muda yang independen, kuat, dan inspiratif. Ia bisa menjadi ikon bagi para pengikutnya tentang bagaimana cara bangkit setelah hubungan berakhir.
Konten seputar self-love, perjalanan, dan pemberdayaan perempuan akan sangat relevan.
Langkah pertamanya akan sangat menentukan. Jika ia mampu menavigasi perceraian ini dengan elegan tanpa drama publik, ia akan mendapatkan respek.
Ia harus cerdas dalam mengelola narasinya agar tidak terjebak dalam posisi antagonis di mata basis penggemar Arhan yang sangat besar.
Siapa yang Akan 'Memenangkan' Narasi?
Pada akhirnya, pemenang dalam pertaruhan karier pasca-perceraian ini adalah pihak yang berhasil mengendalikan narasinya dengan paling baik.
Jalan paling ideal adalah jika keduanya bisa berpisah secara damai dan fokus membangun kembali citra masing-masing secara profesional, tanpa saling serang.
Perpisahan ini adalah akhir dari sebuah power couple, namun bisa jadi merupakan awal dari lahirnya dua power individual yang bahkan lebih bersinar di jalurnya masing-masing.
Tag
Berita Terkait
-
Kabar Perceraian Pratama Arhan dan Azizah Salsha Dituding Pengalihan Isu Kasus Ini
-
Cerai Pratama Arhan dan Azizah Salsha Diputus Cepat, Bukti Adanya Kesepakatan Tersembunyi?
-
Pratama Arhan Gugat Cerai Azizah Salsha: Gak jadi Bupati Dong
-
Perceraian Arhan-Azizah, Ujian Berat Hubungan Simbiosis Antara Sepak Bola, Politik dan Influencer?
-
Cerita Lengkap Arhan-Azizah: Dua Tahun Nikah, Banyak Drama, Kini Cerai
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Nia Ramadhani Mendadak Harus Operasi, Sakit Apa?
-
Komentari Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Sabrina Chairunnisa Ingatkan Bahaya Pamer di Medsos
-
Berat Badan Naik Drastis, Tina Toon Sempat Tak Percaya Diri Sampai Pilih Rahasiakan Kehamilan
-
Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR
-
Habib Ja'far dan Coki Pardede Akhirnya Reuni, Kasus Onad jadi Titik Balik
-
Undangan Bocor, Virgoun Dikabarkan Menikah dengan Lindi Kamis Pekan Ini
-
Jadi 'Tokek' di Ghost in the Cell, Aming Bakal Pamer Lekukan Tubuh Eksotis: Karakter Paling Unyu
-
Belajar dari Pengalaman Pribadi, Al Ghazali Tegas Tak Akan Tampilkan Wajah Anak Demi Jaga Privasi
-
Ibu Kandung Nizam Syafei Ungkap Fakta Pilu: Selama Ini Dibohongi Bahwa Dirinya Sudah Meninggal
-
Betrand Peto Jadi 'Alarm' Sahur Ruben Onsu: dari War Takjil Hingga Ketagihan Nasi Briyani