- Aurelie Moeremans mengaku beberapa kali ditawari masuk dunia politik sejak tahun 2016, termasuk tawaran gaji ratusan juta dan peran formalitas dalam partai.
- Ia menolak semua tawaran tersebut karena merasa tak punya latar belakang politik dan malu belum sempat kuliah.
- Aurelie prihatin dengan sistem politik yang membuka celah jalan pintas, dan berharap publik figur masuk politik dengan niat membawa perubahan, bukan karena tergiur materi.
Suara.com - Banyaknya kabar soal perilaku anggota DPR baru-baru ini membuat publik mengelus dada. Hal ini membuat aktris cantik Aurelie Moeremans ikut angkat suara.
Secara terbuka, bintang film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 itu mengaku bahwa dirinya sering kali ditawari masuk politik.
“Lihat berita yang seakrang tuh bikin aku bersyukur banget selalu tolak-tolakin setiap aku ditawarin masuk partai atau politik apapun,” kata Aurelie Moeremans dikutip dari akun Instagram pribadinya @aurelie pada Minggu, 31 Agustus 2025.
Aurelie menceritakan bahwa pengalaman pertamanya ditawari masuk dunia politik terjadi sekitar tahun 2016.
Kala itu, ia dihubungi oleh seorang artis senior yang mengajaknya bertemu untuk sekadar ngopi.
“Karena aku ditawarin beberapa kali dan pertama kali itu aku inget di tahun 2016 ada seorang artis senior lah nelepon aku, ngajak ngopi lah,” katanya.
Namun, pertemuan santai itu ternyata punya agenda tersembunyi. Aktris cantik tersebut ternyata ditawari masuk partai tertentu.
Yang membuatnya terkejut, saat itu ia diberitahu bahwa per bulannya ia akan mendapat gaji bernilai fantastis.
“Terus aku langsung dikasih tahu, per bulannya bisa dapat segini nih, ratusan juta,” ujarnya.
Baca Juga: Viral Rumah Anggota DPR Eko Patrio Diserbu dan Dijarah Massa, TV Hingga Kulkas Diangkut
Aurelie mengaku sempat heran dan bingung, karena merasa tidak punya keterkaitan dengan dunia politik sama sekali.
Kemudian ia pun dijelaskan tugasnya jika nanti masuk ke dalam partai tersebut.
“Katanya engak apa-apa kok kamu tenang aja, kamu tugasnya gampang banget tinggal ngikutin bapak, bikin rame aja kalau ada acara dan kalau misalnya kamu harus ngomong sama warga, nanti kita kasih tahu kok harus ngomong apa,” kata Aurelie menirukan ucapan artis senior tersebut.
Meski sudah terus menolak tawaran masuk politik, Aurelie kerap ditawari oleh orang-orang yang berbeda.
Salah satu alasannya menolak tawaran tersebut ialah karena ia mengaku malu tak sempat mengenyam pendidikan tinggi karena kesibukannya syuting.
“Aku tuh dari dulu kan syuting terus, dan aku enggak sempet kuliah, malu kalau misalnya orang tahu,” ucapnya.
Berita Terkait
-
PAN Tegaskan Segera Lantik Anggota DPR Pengganti Uya Kuya dan Eko Patrio
-
Imbas Komentar Sembrono, Kader Partai Dinonaktifkan dari Jabatan Anggota DPR
-
Eko Patrio dari Partai Apa? Kini Resmi Dinonaktifkan dari DPR RI
-
Prabowo: Kunjungan Luar Negeri Anggota DPR RI Akan Disetop
-
Sahroni dan Nafa Urbach Tetap Digaji usai Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR?
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Agnez Mo Hadiri Bukber di Dubai, Sikap Aslinya Dibongkar Orang Dalam
-
Fairuz A Rafiq Bicara soal Diam Usai Kakaknya Ditangkap KPK, Ogah Terseret?
-
Bentuk Rudal dan Meriam untuk Pertahanan Udara Indonesia Jadi Olokan Netizen
-
Dihantam Rudal Iran, Hotel Mewah Rp5,4 T di Dubai Dibombardir Review Bintang 1
-
Sinopsis Pinocchio Unstrung, Obsesi Boneka Kayu Demi Jadi Manusia
-
Musdalifah Cosplay Jadi Istri Gubernur Kaltim: Bangsawan Beli Takjil
-
Istri Meninggal dalam Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Hidup Pengemudi Jupiter MX
-
Ada Rp33 Miliar Royalti Lagu Belum Diklaim di LMKN
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Medis, Terbaru Doctor Shin
-
Perang Iran vs AS-Israel Hari Keempat: Trump Klaim Tewaskan 48 Pemimpin Iran