- Uya Kuya akhirnya berani menonton video pernjarahan rumahnya
- Uya Kuya ikhlas barang-barang rumahnya dijarah
- Uya Kuya sempat bungkam terkait penjarahan karena takut pernyataan digoreng
Suara.com - Artis sekaligus mantan anggota DPR RI, Uya Kuya buka suara soal penjarahan rumahnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Lelaki 50 tahun tersebut mengaku baru berani menonton video penjarahan yang beredar di media sosial beberapa hari terakhir.
"Baru malam ini saya berani liat video-video penjarahan rumah saya di media sosial," tulis Uya Kuya dalam unggahan Instagram Story pada Rabu, 3 September 2025.
Uya juga membagikan ulang video penjarahan yang sebelumnya diunggah akun Instagram Suara.com.
Sebelumnya, dalam sambungan video call bersama awak media lewat Jusuf Hamka pada Selasa, 2 September 2025, Uya memilih tak banyak bicara soal kasus ini.
Ayah dua anak tersebut hanya mengaku sudah ikhlas dan tak mau menambah keributan.
"Saya enggak bakal banyak ngomong dulu, biar kondusif dulu. Karena kalau saya ngomong apa pun salah, nanti takutnya digoreng-goreng, dipotong-potong lagi,” ujar suami Astrid Kuya tersebut.
Uya kemudian meminta doa agar keluarganya tetap kuat menghadapi cobaan. Baginya, bukan soal kerugian materi yang utama, melainkan keberadaan hewan peliharaan kesayangannya.
"Doakan yang terbaik aja. Posisi lagi ngurus keluarga, ngurus semua, dan kita ikhlas kok. Yang penting tolong kucing-kucing kita dikembalikan, itu aja," ucap Uya.
Baca Juga: Rumah Uya Kuya Djarah: 10 Jadi Tersangka, Satu Pelaku Ternyata Anak di Bawah Umur
Beberapa kucing Uya Kuya yang sempat hilang kini sudah ditemukan. Ada yang kembali ke rumah, ada pula yang diamankan pihak kepolisian hingga dititipkan ke shelter.
"Ada yang sudah ketemu, ada yang sudah di saya, ada yang ditemukan terus di-shelter, terus ada yang udah di polisi juga menemukan, segala macam," jelasnya.
Uya kembali menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan harta benda yang rusak ataupun hilang akibat penjarahan.
"Ikhlas, ikhlas, ikhlas. Insya Allah ikhlas. Yang penting kucing-kucing saya kembali, itu aja. Yang saya pikirkan kucing-kucing saya," imbuh Uya Kuya.
Diketahui, rumah Uya Kuya dijarah massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025 malam.
Penjarahan tersebut dipicu kemarahan warga atas rencana kenaikan tunjangan anggota DPR RI yang fantastis di tengah sulitnya kondisi ekonomi.
Amarah publik makin memuncak setelah beredar video sejumlah anggota dewan berjoget usai rapat. Uya ikut berada di barisan orang yang berjoget, hingga rumahnya pun jadi sasaran massa.
Berita Terkait
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Difitnah Punya Ratusan Dapur MBG, Uya Kuya Heran Banyak Orang Berpendidikan Percaya
-
Dituduh Monopoli 750 Proyek Dapur MBG, Uya Kuya Akhirnya Bongkar Fakta Sebenarnya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan