- Asri Welas adalah keturunan ketujuh Pangeran Diponegoro.
- Silsilah keluarganya pertama kali diungkap oleh stasiun televisi.
- Asri Welas tidak terlalu memusingkan status keturunan tersebut.
Suara.com - Di balik citranya yang jenaka dan apa adanya, Asri Welas ternyata menyimpan fakta mengejutkan. Terutama dari silsilah latar belakang keluarganya.
Siapa yang menyangka kalau Asri Welas adalah keturunan langsung dari pahlawan nasional, Pangeran Diponegoro.
Fakta yang jarang terekspos ini terkuak dalam sebuah perbincangan santai bersama rekan-rekan artisnya, Wulan Guritno, Masayu Anastasia, dan Dicky Difie.
Semua bermula saat Dicky Difie, sang pembawa acara, tiba-tiba melontarkan sebuah pernyataan yang membuat semua orang terkejut.
"Asli Welas keturunan ketujuh Pangeran Diponegoro," celetuk Dicky Difie di kanal YouTube HAS Entertainment pada Selasa, 2 September 2025.
Mendengar hal itu, Asri Welas pun memberikan klarifikasi. Ia mengaku tidak pernah menggembar-gemborkan silsilah keluarganya itu.
Menurutnya, fakta tersebut pertama kali ditemukan dan diungkap oleh sebuah stasiun televisi.
"Itu apa sih? Enggak, itu juga yang nemuin Metro TV," ujar Asri Welas.
Aktris 52 tahun ini kemudian membenarkan bahwa garis keturunan pahlawan itu memang ada dalam darahnya. Ia adalah generasi ketujuh dari Pangeran Diponegoro.
Baca Juga: Bukan Caper Usai Bercerai, Ini Alasan Asri Welas Mulai Berani Tampil Seksi
"Keturunan memang ada gitu, dari keluargaku kita keturunan ketujuh," terang Asri Welas.
Namun, ada sebuah cerita unik di baliknya. Asri Welasmengaku silsilahnya itu sempat diragukan oleh sebagian anggota keluarga besar Pangeran Diponegoro yang lain.
Keraguan itu muncul karena ia tidak pernah bergabung dalam grup keluarga mereka.
"Sampai ada TikTokers atau apa dia di grupnya, 'Kayaknya Mbak Asri Welas bukan keturunan kita deh, soalnya enggak ada di grup keluarga'," ungkap bintang film Suami-Suami Takut Istri ini menirukan ucapan tersebut.
Meski begitu, Asri Welas memilih tidak terlalu memusingkan status tersebut.
Baginya, yang terpenting adalah tindakan nyata yang bisa dilakukan saat ini, bukan sekadar menyandang nama besar dari leluhur.
"Tapi kan apa kita sekarang yang bisa kita lakuin ya kita lakuin. Enggak usah dari keturunan siapapun, bener enggak?" pungkasnya bijak.
Berita Terkait
-
Bocah SD Jadi Pahlawan! Nekat Panjat Tiang 12 Meter Selamatkan Merah Putih Berkibar
-
Maknai Kemerdekaan, Asri Welas Serukan Perempuan Indonesia Merdeka dari Pelecehan Seksual
-
Air Mata Tetangga Ungkap Kebaikan Mpok Alpa yang Tak Banyak Diketahui
-
Surat Gen Z untuk Pahlawan Kemerdekaan: Terima Kasih, Tapi Musuh Kami Sekarang Bangsa Sendiri
-
Habis Setengah Miliar, Terungkap Alasan Utama Asri Welas Jalani Oplas di Korea
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda