Suara.com - Vokalis Setia Band, Charly Van Houten, memberikan pernyataan tegas terkait keputusannya untuk tetap tampil di festival musik Pestapora pada Minggu, 7 September 2025.
Sikap ini ia ambil di tengah gelombang mundurnya sejumlah musisi lain sebagai bentuk protes atas keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor acara.
Melalui serangkaian unggahan di Instagram Stories pribadinya, Charly membeberkan alasannya secara gamblang, menawarkan perspektif berbeda dalam menyikapi isu solidaritas yang sedang memanas di kancah musik Tanah Air.
Solidaritas Punya Banyak Bentuk
Charly mengawali penjelasannya dengan menegaskan bahwa keputusannya untuk naik panggung bukanlah wujud pengabaian terhadap isu solidaritas terkait persoalan Freeport.
Baginya, solidaritas memiliki beragam bentuk, dan salah satunya adalah menghargai para penonton.
“Maaf saya tetap memilih tampil di panggung konser Pestapora bukanlah wujud mengabaikan isu solidaritas atas persoalan Freeport," tulis Charly.
"Sebaliknya, saya memandang bahwa solidaritas memiliki banyak bentuk, dan salah satunya adalah menghargai ribuan penonton yang telah membeli tiket dengan penuh harapan untuk menyaksikan musisi idolanya,” sambungnya.
Ia melihat penonton yang telah berkorban materi dan waktu sebagai pihak yang juga harus dihormati komitmennya.
Baca Juga: Cara Menohok Salma Salsabil Sindir Koruptor di Pestapora 2025
Sumbangkan Sebagian Honor
Lebih dari sekadar argumen, Charly mengambil langkah konkret untuk menunjukkan kepeduliannya.
Ia menegaskan bahwa tampil di atas panggung adalah sebuah tanggung jawab kemanusiaan untuk memberi energi dan kebahagiaan, namun hal itu tidak menutup ruang untuk aksi sosial yang lebih luas.
Sebagai bukti nyata, Charly berjanji akan menyumbangkan sebagian dari hasil penampilannya di Pestapora kepada mereka yang terdampak langsung oleh persoalan Freeport.
“Karena itulah, saya menegaskan bahwa sebagian dari hasil penampilannya di konser akan disumbangkan bagi korban terdampak persoalan Freeport sebagai bentuk nyata,” ungkapnya.
Langkah ini menjadi jembatan antara komitmen profesionalnya sebagai musisi dan tanggung jawab sosialnya sebagai sesama manusia.
Berita Terkait
-
Cara Menohok Salma Salsabil Sindir Koruptor di Pestapora 2025
-
Sheila On 7 di Pestapora 2025: Kami Datang untuk Bergembira Bersama Kalian
-
Nadin Amizah Tetap Naik Panggung Pestapora 2025: Perjuangan Itu Beda-Beda
-
Arie Kriting Galau Tanggapi Musisi Batal Manggung di Pestapora: Takut Dimarahin
-
Reaksi Cerdas Sal Priadi Hadapi Kontroversi Pestapora: Bakal Donasikan Keuntungan untuk Krisis Iklim
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter