- Sejumlah band mundur dari Pestapora 2025 karena sponsor Freeport.
- Soleh Solihun ajak publik fokus pada isu tuntutan rakyat.
- Kisruh ini harus jadi pelajaran bagi penyelenggara festival musik.
Suara.com - Kontroversi Pestapora 2025 tak hanya soal musik, tetapi juga menyeret perdebatan mengenai sponsor.
Sejumlah band memilih mundur dari festival karena menolak keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor.
Komika sekaligus musisi Soleh Solihun pun ikut menyuarakan pandangannya.
Soleh mengingatkan publik agar tidak terjebak pada perdebatan soal masalah sponsor Pestapora 2025, yang ia anggap sudah selesai.
Saat ini, ada isu yang lebih penting untuk dikawal bersama, yakni tuntutan 17+8 rakyat ke pemerintah dan beberapa institusi seperti Polri hingga TNI.
“Semoga segala keributan ini, tak membuat kita lupa bahwa sekarang warga sedang berjuang menuntut pemerintah dan DPR,” tulis Soleh, Sabtu, 6 September 2025.
Menurut lelaki 45 tahun, musisi, penonton, dan penyelenggara sesungguhnya memiliki posisi yang sama sebagai bagian dari masyarakat.
Yang mana sejak beberapa hari belakangan, seruan 'Warga Jaga Warga' ramai digaungkan juga di media sosial, di tengah gencarnya isu provokasi untuk memecah belah masyarakat dalam situasi negara yang sedang panas.
“Musisi, penonton dan penyelenggara adalah sama-sama warga,” ujarnya.
Baca Juga: Reaksi Cerdas Sal Priadi Hadapi Kontroversi Pestapora: Bakal Donasikan Keuntungan untuk Krisis Iklim
Soleh menilai, penting bagi publik untuk tetap fokus pada perjuangan rakyat yang sedang berlangsung.
Unggahannya pun menuai pujian dari banyak pihak, karena dianggap menyuarakan perspektif jernih di tengah konflik.
Soleh Solihun sebelumnya memang mengajak seluruh penyelenggara festival musik beserta para musisi untuk sama-sama mengambil pelajaran dari kisruh Pestapora 2025.
Ke depan, ia berharap masing-masing pihak bisa lebih peka dan teliti lagi dalam menyortir hal-hal yang berpotensi mencederai kerja sama dalam pelaksanaan sebuah festival musik.
Berita Terkait
-
Soal 17+8 Tuntutan Rakyat, Fathian: Lawan Monster Ungu Hanya Bisa dengan Bersatu
-
Sheila On 7 di Pestapora 2025: Kami Datang untuk Bergembira Bersama Kalian
-
Nadin Amizah Tetap Naik Panggung Pestapora 2025: Perjuangan Itu Beda-Beda
-
Arie Kriting Galau Tanggapi Musisi Batal Manggung di Pestapora: Takut Dimarahin
-
Sheila On 7 Tetap Tampil di Pestapora: Kami Ingin Bergembira dengan Kalian
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat