- dr. Richard Lee dikeluarkan dari S2 Universitas Udayana.
- Ia mengklaim penilaian dari pihak universitas tidak transparan.
- Berhenti kuliah karena protes, sehingga akhirnya resmi di-DO.
Suara.com - dr Richard Lee kembali membicarakan pendidikannya dengan membagikan video wawancara di Instagram pada Rabu, 10 September 2025.
dr Richard rupanya membicarakan soal kabar dikeluarkan dari Universitas Udayana.
Pada 2024 lalu, Dokter Detektif alias Doktif sempat mengungkap bahwa dr Richard di-DO karena melakukan kesalahan fatal.
dr Richard disebut pura-pura mengikuti zoom meeting, padahal tidak berada di tempat.
Beda dari tudingan Doktif, dr Richard Lee mengaku mandek kuliah di Universitas Udayana karena sistem penilaian yang tidak transparan.
Sejak awal kuliah, dr Richard sudah diperingatkan oleh salah satu profesornya terkait absensi.
Karena kesibukannya, dr Richard mengaku memang tidak bisa menghadiri kuliah 100 persen.
Profesor yang disebutkan namanya tetapi tidak begitu terdengar itu lantas memberikan kompensasi daftar hadir dr Richard boleh hanya 80 persen saja.
Baca Juga: DNA Negatif, Misteri Baru Muncul Soal Ridwan Kamil Kirim Bulanan ke Lisa Mariana
"Sampai akhir semester 1 saya itu 80 persen pas-pasan," ungkap dr Richard.
Namun yang bikin syok, dr Richard dinyatakan tidak lulus. Ia menjadi satu-satunya yang tidak lulus dalam satu kelas.
"Waktu ujian saya mengerjakan dengan baik. Ternyata selesai ujian, saya banyak nggak lulus," beber dr Richard.
"Lalu saya bilang dengan tim di sana, saya minta nilai ujian saya, yang mana saya nggak lulus?" sambungnya.
Apabila nilainya memang kurang, dr Richard Lee mengaku siap melakukan ujian ulang. Hanya saja Universitas Udayana menolak memberitahukan nilai ujiannya.
"Tapi tidak diberikan dengan alasan adalah penilaian secara keseluruhan. Dan menurut saya itu tidak transparan," tegas dr Richard.
Berita Terkait
-
Richard Lee Resmikan Masjid yang Dibangun di Bogor, Namanya Unik dan Kreatif
-
dr Richard Lee Sindir Pedas Artis DPR yang Janji Bagi Gaji ke Masyarakat: Gue Bilang Itu Goblok!
-
Richard Lee Bocorkan Chat dengan Pinkan Mambo Jelang Syuting, Dipaksa Beli Donat Rp1 Juta
-
Bukan Massa Aksi Biasa, Aktivis Sebut Pembakar Fasilitas Umum Punya Kemampuan Aparat Tingkat Tinggi
-
7 Fakta Drama Ridwan Kamil: DNA Negatif, Tapi Misteri Uang Bulanan Muncul
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air