Sherina cs diceritakan merasa telah dipercaya menjadi posko pengaduan resmi terkait kucing-kucing Uya Kuya yang hilang dalam penjarahan.
Di sisi lain, pihak Cinta Kuya tidak merasa demikian sehingga mempercayakan urusan kucing kepada Tamara.
"Mereka (Sherina cs) bilang kalau aku ini jahat, karena mereka adalah pihak resmi dari keluarga aku," terang Cinta Kuya.
"Aku pikir mereka hanya ingin membantu aku. Mencari kucing aku dan kembalikan kucing aku. Aku tidak ada pernah sebut bahwa mereka ini adalah resmi posko pengaduan," tegasnya.
Sebagian kucing-kucing Uya Kuya kemudian ditemukan Tamara yang mereka percaya. Sedangkan sebagian kucing yang lain masih berada di Sherina cs.
Hingga 4 September 2025 saat Cinta Kuya menuliskan pernyataannya, Sherina cs disebut belum menggubris pesan dari pihaknya.
Dalam kesempatan tersebut, Cinta Kuya juga mengklarifikasi soal dugaan Uya Kuya membuat laporan hingga Sherina cs diperiksa Polres Jakarta Timur.
Uya Kuya pun dipanggil Polres Jakarta Timur, rupanya terkait penjarah yang menjual kucingnya sebesar Rp1,2 juta.
"Jadi murni polisi hanya minta klarifikasi, bukan karena papa membuat laporan," kata Cinta Kuya.
Baca Juga: 12 Jam Diperiksa Polisi, Terkuak Alasan Sherina Munaf Selamatkan Kucing Uya Kuya: Murni Kemanusiaan!
Bahkan Uya Kuya menghadapi wartawan dan 'menyelamatkan' Sherina cs lewat pintu belakang agar tidak terekspos media menurut cerita Cinta Kuya.
Terakhir, Cinta Kuya menyatakan: "Apapun kata orang tentang papa, tapi aku bangga sama papa."
Sebelumnya Sherina cs pun telah memberikan kabar mengenai misi mereka menyelamatkan kucing-kucing Uya Kuya yang jadi korban penjarahan.
Salah satu hal yang mereka tekankan ialah bahwa penjemputan kucing-kucing Uya Kuya harus sesuai prosedur.
"Prosedur penjemputan akan ditentukan oleh pihak klinik berdasarkan rekomendasi dokter hewan yang menangani," tulis Indira dalam postingannya di akun Instagram @indiradiandra pada Sabtu, 13 September 2025.
Berita Terkait
-
Sherina Munaf Rilis Pernyataan Resmi Terkait Kucing Uya Kuya Usai Diperiksa Polisi Selama 12 Jam
-
Tak Peduli Status Non-Aktif, Uya Kuya Terbang ke Jember Sambut Jenazah PMI dari Hong Kong
-
Sherina Munaf Diperiksa 12 Jam sampai Kelelahan, Gara-Gara Tunggu Uya Kuya dari Jember
-
Usai Berdamai, Sherina Munaf Janji Pulangkan Kucing-kucing Uya Kuya Pekan Depan
-
Soal Masalah Kucing, Uya Kuya dan Sherina Munaf Akhirnya Berdamai!
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987