- Cinta Kuya curhat soal kondisi psikisnya yang terguncang setelah tahu rumahnya dijarah, termasuk kekhawatiran terhadap keluarga dan hewan peliharaan.
- Unggahannya viral, namun justru menuai kritik karena banyak kesalahan penulisan dalam kronologi yang dibagikannya di Instagram.
- Netizen salah fokus pada gaya tulisannya, menyindir typo dan struktur kalimat meski unggahan bersifat pribadi dan emosional.
Suara.com - Cinta Kuya akhirnya muncul di media sosial untuk menanggapi peristiwa penjarahan yang terjadi di rumahnya. Unggahannya ini pun langsung menyita perhatian publik.
Melalui akun Instagram pribadinya, Cinta membagikan kronologi kejadian tersebut kepada para pengikutnya.
Cinta mengatakan bahwa awalnya dia tidak mengetahui apa yang sedang terjadi, namun dia mengaku mendadak dihubungi sahabatnya sejak pagi hari.
Dari situ lah kemudian dia mengetahui bahwa rumahnya telah dijarah.
“Pagi hari beberapa teman menelephone aku. Awalnya aku biarkan aja karena aku lagi tidur, tetapi karena sudah banyak sekali yang menelephone aku, akhirnya aku angkat. Temen papa aku tanya kalau aku apa sudah liat berita,” tulis Cinta Kuya melalui unggahannya di Instagram, Minggu 14 September 2025.
Saat tahu kondisi rumahnya yang dijarah, Cinta Kuya menyebut kondisi psikisnya ikut terganggu.
Dia juga memikirkan bagaimana nasib orang tua, keluarga, dan kucing-kucing peliharaannya.
“Nangis. Aku hanya bisa nangis saja. gimana keadaan keluarga aku? Mama papa aman? Oma opa? Tante dan keluarganya? Kucing kucing ku?” kata Cinta.
“Overthinking dan anxiety attack aku datang. Saat anxiety attack aku datang, ak tidak ingat apa yang aku lalui, hanya saja aku capek, mata bengkak, dan helai rambut bertebaran,” lanjutnya.
Baca Juga: Imbas Dituding Laporkan Sherina Munaf, Cinta Kuya Kena Mental Dibilang Tak Tahu Diri
Setelah melihat curhatan Cinta Kuya tersebut, banyak netizen yang langsung bereaksi. Alih-alih fokus pada isi ceritanya, banyak netizen justru salah fokus (salfok) pada cara penulisannya.
Netizen menemui banyaknya kesalahan penulisan pada tulisan Cinta Kuya tersebut.
Kesalahan tersebut bahkan disorot sejak awal tulisan. Kata-kata seperti menelephone, konduktif, binggung, dan sebagainya turut menjadi perhatian netizen.
Selain itu penulisan huruf kapital, tanda hubung, hingga penulisan bahasa asing turut dikoreksi netizen.
Banyaknya typo di unggahan Ciinta Kuya tersebut lalu dibagikan ulang salah satu warganet dan menjadi viral.
“Sebenernya selama bukan tulisan formal sih ya udah aja, tapi kata "menelephone" emang di luar perkiraan cuaca wkwkwk,” ujrar akun @kuci**.
Berita Terkait
-
Banyak Typo Padahal Kuliah di AS, Cinta Kuya Diolok-olok Curhat Rumah Dijarah: Bocil Nulis Diary!
-
Pihak Uya Kuya Ungkap Sulitnya Komunikasi dengan Sherina: DM Tak Dibalas, Lokasi Kucing Dirahasiakan
-
Kucing Hasil Jarahan dari Rumah Uya Kuya Diperjualbelikan, Sherina Munaf Jadi Saksi Kunci
-
Sherina Munaf Tanggung Semua Biaya Penyelamatan dan Perawatan Kucing Uya Kuya
-
Kronologi Lengkap: Sherina Munaf Selamatkan Kucing Uya Kuya hingga Diperiksa Polisi 12 Jam
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan