- Sophan Sophiaan mundur dari DPR karena tidak tahan melihat praktik tidak etis dan perilaku korup di parlemen.
- Ia dikucilkan dan ditertawakan karena menolak menerima uang haram dan tetap mempertahankan idealismenya.
- Andy F. Noya menyoroti keberanian Sophan sebagai potret langka integritas di tengah lingkungan yang korup.
Suara.com - Jurnalis senior Andy F. Noya mengungkap sebuah kisah menyentuh dari masa lalu tentang aktor sekaligus mantan politisi yang telah berpulang, Sophan Sophiaan.
Saat itu, Sophan Sophiaan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai anggota DPR karena tidak tahan dengan realita yang dia saksikan setiap hari.
“Satu hari aku ngobrol sama Sophan Sophiaan, aku lupa posisinya di mana, tapi di DPR kami ketemu,” kata Andy di video yang diunggah akun Instagram @benihbaik pada Rabu, 17 September 2025.
Sebagai anggota dari fraksi PDIP, Sophan merasa hatinya terus-menerus memberontak melihat praktik tidak etis yang terjadi di lingkaran parlemen.
“Terus dia bilang ‘aku enggak tahan’. Enggak tahan apa Mas Sophiaan?” tanya Andy kala itu.
“Enggak tahan aku, aku harus mengundurkan diri dari keanggotaanku di DPR,” lanjutnya.
Kala itu suami dari aktris Widyawati itu mencurahkan isi hatinya kepada Andy.
Dia dengan tegas menyatakan bahwa nuraninya tidak sanggup menerima kenyataan bahwa banyak rekannya terlibat dalam perilaku menyimpang.
Saat mencoba mempertahankan idealismenya, Sophan Sophiaan justru merasa dikucilkan dan bahkan ditertawakan karena menolak ikut menerima uang yang dia yakini haram.
Baca Juga: Tuai Kritik, KPU Batal Sembunyikan Ijazah Capres dan Cabut Keputusan Kontroversial
“Hati nuraniku enggak bisa terima setiap hari aku melihat orang-orang menerima ‘uang-uang’ yang menurut dia haram,” lanjut Andy menirukan ucapan sang aktor kala itu.
“Aku tidak mau terima, aku dikucilkan, aku tidak mau terima aku ditertawakkan, batinku berontak,” lanjutnya.
Sebagai jurnalis senior, Andy menyoroti bagaimana sikap idealis seperti yang dimiliki Sophan sering kali justru membuat seseorang terasing di tengah lingkungan yang korup.
Kisah tersebut seolah menjadi potret langka tentang keberanian seseorang untuk mempertahankan integritas di tengah godaan kekuasaan.
“Poinnya begini ya teman-teman, ada orang yang memang tetap mau bertahan, tapi orang-orang itu akan dikucilkan oleh lingkungannya,” ujar Andy.
Namun menurut Andy, tak jarang orang-orang justru mau tak mau harus mengikuti lingkungan kotor di sekitarnya hanya karena tidak ingin dikucilkan.
Berita Terkait
-
Geruduk DPR dan Kemenhub, Ini Rincian 7 Tuntutan Demo Ojol untuk Pemerintah dan Aplikator
-
Terpecah! Komunitas URC Jaksel Ogah Ikut Demo Hari Ini: Mereka Bukan Ojol Sejati
-
Turunkan Ribuan Pasukan, Polisi Larang Massa Ojol Bakar Ban hingga Tutup Jalan Selama Demo!
-
Capai Ribuan Orang, Ini Rute Konvoi Demo Ojol di Jakarta: Bawa 7 Tuntutan ke Istana hingga DPR!
-
Desas-desus Ganti Kapolri: Publik Butuh Kepastian, Bukan Drama
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Hadir dengan Pesan Moral Paling Menyentuh
-
Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan
-
Puluhan Tahun Jadi Sineas, Christopher Nolan Takut Garap Film Bergenre Ini
-
4 Tinted Sunscreen Tanpa Alkohol dan Pewangi Atasi PIH pada Kulit Sensitif
-
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini
-
Terpikat Mantan Bek Persib Federico Barba, Filippo Inzaghi: Jaminan Palermo Promosi
-
Tren Gaya Hidup Baru Perempuan Gen Z: Dari Quiet Luxury ke Quiet Living
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tiga Jam Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie, Kejagung Sita Dokumen Pencucian Uang
-
Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A