- Viral isu tarif Rp5 juta/jam, seorang influencer 17+8 disebut mematok bayaran saat diminta jadi narasumber.
- Publik kecewa, karena gerakan 17+8 dikenal sebagai suara rakyat tanpa pamrih.
- Identitas tidak diungkap, demi melindungi sumber informasi meski kontroversi terus bergulir di media sosial.
Suara.com - Sebuah unggahan dari salah satu akun X memperlihatkan tangkapan layar percakapan yang menyebut salah satu influencer 17+8 memasang rate card senilai Rp5 juta per jam saat diminta hadir sebagai narasumber.
Kabar tersebut awalnya muncul dari unggahan Instagram akun @baca.merzine yang kemudian menjadi viral.
“Hari ini 17+8 ke UI, pulang duluan. Kebanyakan influencer 17+8 pada full booked. Temenku yang kontak salah satu influencer 17+8 untuk bicara sebagai kolektif 17+8 langsung dikasih rate card yang per-jamnya Rp5 jutaan,” tulis unggahan yang dibagikan akun @synthreb3l pada Selasa, 16 September 2025.
Dalam unggahan yang sama, disebutkan bahwa tarif tersebut tidak berlaku apabila kegiatan diliput oleh media nasional.
”Influencernya bisa gratis kalau ada media-media meliput kegiatan mereka kayak pas penyerahan surat ke DPR yang memang mengundang media atau konpers koalisi,” lanjut unggahan tersebut.
Komunitas ini selama ini dianggap sebagai representasi suara masyarakat yang bersuara tanpa pamrih.
Nama-nama seperti Jerome Polin, Abigail Limuria, Ferry Irwandi, Andovi da Lopez, dan Fathia Izzati termasuk dalam jajaran publik figur yang tergabung dalam gerakan ini.
Menanggapi kontroversi tersebut, baik Jerome Polin maupun Abigail Limuria sempat memberikan respons lewat kolom komentar.
Keduanya meminta admin pengunggah untuk menyebutkan siapa sosok influencer yang memberikan tarif tersebut. Namun sayangnya, unggahan di akun tersebut kini telah dihapus.
Baca Juga: Bukan Komedi Biasa, Ini 3 Fakta Menohok di Balik Sindiran Mundur Wendy
Terkini, akun tersebut memberikan klarifikasi terkait keputusan tidak menyebutkan nama sang influencer.
“Kenapa kami tidak menyampaikan ‘siapa’ terkait influenza pada postingan yg sudah hilang: Kami sangat menghargai dan menghormati sumber, yang tidak mau menyebut nama. Berkaitan erat dengan keamanan sumber,” tulis akun @baca.merzine pada Rabu, 17 September 2025.
Lebih lanjut, akun tersebut juga menjelaskan bahwa informasi yang dibagikan sebelumnya berasal dari grup sumber yang memang sudah memberi izin untuk dipublikasikan.
“Adapun yg kami bagikan sebelumnya, adalah pesan grup ‘sumber’ yang sudah mendapat persetujuan untuk di publikasikan,” terangnya.
Meskipun unggahan aslinya telah dihapus, tudingan soal rate card influencer 17+8 masih menjadi sorotan netizen.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Influencer vs Aparat Negara: Siapa yang Lebih Berkuasa di Era Digital?
-
Siapa Nama Asli Tasya Farasya? Ternyata Pernah Perbaiki Nama di KTP
-
Kisah Inspiratif Devon Kei Enzo: IQ di Atas Rata-Rata, Usia 15 Tahun Jadi Mahasiswa di Australia
-
Viral karena Pernikahan Mewah, Tasya Farasya Kini Diterpa Isu Cerai
-
Urusan dengan TNI Selesai, Ferry Irwandi Ajak Publik Fokus Bebaskan Aktivis yang Ditahan Saat Demo
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi