-
JakJazz adalah 'rumah' yang membentuk Barry Likumahuwa sejak masa kecil.
-
Barry pertama kali bertemu idolanya, Lee Ritenour, di panggung JakJazz 1988.
-
Ireng Maulana memberinya kesempatan bersolo karier melalui panggung JakJazz 2006.
Suara.com - Keterlibatan Barry Likumahuwa sebagai Music Director dalam festival JakJazz 2025 ternyata menyimpan cerita personal yang mendalam.
Bagi musisi jazz kenamaan itu, JakJazz bukan sekadar panggung atau pekerjaan, melainkan sebuah 'rumah' yang membentuk dirinya sejak kecil.
Lelaki 42 tahun mengaku memiliki ikatan batin yang kuat, karena tumbuh dan besar di lingkungan festival legendaris tersebut.
"Kenapa JakJazz menjadi sangat personal, buat saya pribadi karena saya tumbuh dan besar di JakJazz Festival," ungkap Barry Likumahuwa dalam sesi bincang santai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 24 September 2025.
Pengalaman pertamanya bersentuhan dengan panggung jazz internasional terjadi saat ia kecil, pada perhelatan JakJazz 1988.
Kala itu, Barry ikut bersama kedua orang tuanya dan untuk pertama kalinya bertemu langsung dengan musisi idolanya, Lee Ritenour.
"Di situlah pertama kali saya ter-expose dengan sebuah jazz festival yang sifatnya internasional. Di tahun itu juga saya ketemu sama Lee Ritenour pertama kali, di mana saya akhirnya mengidolakan dia. Saya dengerin lagu-lagunya, dan saya bisa foto sama orangnya," kenangnya.
Namun, hubungan personal Barry Likumahuwa dengan JakJazz mencapai puncaknya berkat campur tangan mendiang Ireng Maulana.
Barry secara terbuka menyebut Ireng Maulana adalah sosok yang memberinya kesempatan untuk bersolo karier melalui panggung JakJazz 2006.
Baca Juga: King Nassar Diminta Penonton Panjat Panggung di Penutupan Pestapora
"Beliau lah yang membuat saya akhirnya punya kesempatan bersolo karier," tegasnya.
Saat itu, Ireng Maulana secara pribadi menelepon ibunda Barry untuk menanyakan apakah putranya memiliki sebuah grup musik anak muda.
"Karena JakJazz 2006, waktu dihidupkan lagi, Om Ireng secara personally nelpon ke Mama waktu itu, dan nanya, 'Si Barry nggak punya band ini ya, band anak muda ya, yang bisa bawain jazz?'," kisah Barry.
Saat itu, Barry Likumahuwa belum memiliki proyek musik sendiri dan masih berstatus sebagai musisi pengiring untuk mendiang Glenn Fredly.
"Waktu itu saya masih jadi pemainnya Glenn Fredly, jadi pengiring, nggak punya project sendiri," tambahnya.
Berangkat dari telepon Ireng Maulana, tercetus lah ide untuk Barry Likumahuwa membentuk proyek musik sendiri.
Berita Terkait
-
Bangkit dari Mati Suri, JakJazz 2025 Siap Kembali Digelar
-
Intip Harga Tiket Festival Sector K 2025 di Jakarta, Termurah Rp 700 Ribu
-
The Panturas Tuai Kritik: Tolak Pestapora karena Freeport, Tapi Manggung di Event Sponsor Sama
-
Pestapora 2025: Festival Musik, Tambang, dan Sikap Berpihak Musisi pada Isu Keberlanjutan
-
Dari Demajors Hingga Kontroversi Freeport: Siapa Sebenarnya Kiki Ucup, Dalang di Balik Pestapora?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka