-
Nicholas Saputra bintangi film baru "Tukar Takdir" arahan Mouly Surya.
-
Perannya sebagai Rawa, korban selamat kecelakaan pesawat, sangat menantang secara fisik.
-
Nicholas memuji lawan mainnya dan menyebut gaya sutradara Mouly sangat unik.
Suara.com - Aktor Nicholas Saputra kembali hadir lewat film terbaru bertajuk Tukar Takdir.
Dalam konferensi pers perilisan film di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 25 September 2025, lelaki 41 tahun tersebut membagikan pengalamannya mendalami karakter Rawa, satu-satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan pesawat.
Nicholas menyebut film arahan Mouly Surya ini jauh dari kata biasa.
"Kalau film Mouly itu saya sudah tahu, pasti ini tidak akan biasa saja. Pasti ada sesuatu yang unik, ada sesuatu yang bisa dibilang nyeleneh. Saya pikir ini sebuah identitas," kata Nicholas Saputra di hadapan awak media.
Menurutnya, Tukar Takdir menghadirkan tantangan di banyak aspek, baik dari segi fisik maupun batin.
"Di film ini tingkat kompleksitas keunikannya cukup tinggi juga secara emosi, secara fisik, secara peristiwa, sangat challenging buat saya sebagai seorang pemain film. Saya menghadapi challenge fisik, ada challenge batin," ungkap Nicholas.
Meski begitu, pemeran Rangga di Ada Apa dengan Cinta? ini mengaku beruntung bisa beradu akting dengan lawan main yang profesional.
"Saya sangat beruntung bisa bekerja dengan para aktor yang berdedikasi, yang saya hormati, yang hebat-hebat ini. Sehingga saya bisa melakukan itu semua dengan sukacita," tuturnya.
Soal adegan romantis dengan Adhisty Zara dan chemistry dengan Marsha Timothy, Nicholas menyebut momen yang digambarkan Mouly lewat naskah punya arti tersendiri.
Baca Juga: Wulan Guritno Mati Kutu, Raffi Ahmad Ungkit Momen Nonton Bareng Ariel NOAH
"Deskripsinya Mouly di skrip adalah 'sebuah momen'. Mudah-mudahan momen-momen itu bisa sampai ke penonton dan bisa menjadi sesuatu," ujarnya.
Tak sampai di sana, Nicholas juga menyinggung soal karakternya sebagai Rawa.
"Rawa sebenarnya adalah orang yang selalu mempertanyakan sesuatu. Dia berpikir, apakah ini sebuah keberuntungan atau justru sebaliknya. Saya menyadari karakter Rawa begitu kompleks dengan segala dinamika yang dialaminya," jelasnya.
Dia menuturkan banyak berdiskusi dengan Mouly, yang sekaligus menulis skenario adaptasi novel karya Valiant Budi (Vabyo) itu.
Bahkan, sutradara perempuan tersebut disebut kerap menyinggung program dokumenter investigasi kecelakaan pesawat sebagai bahan rujukan.
Meski mendalami karakter penuh luka dan trauma, Nicholas memastikan tidak membawa energi buruk ke kehidupan pribadinya.
Berita Terkait
-
Adhisty Zara Deg-degan Ciuman dengan Nicholas Saputra di Film Tukar Takdir
-
Meriam Bellina Puas Perankan Ibu di Film Tukar Takdir: Bisa Lihat Nicholas Saputra Mandi!
-
Cara Unik Nicholas Saputra Memilih Pemeran Utama Film Rangga dan Cinta
-
Nicholas Saputra Saksikan Pesawat Meledak di Depan Mata, 9 Jam Tertahan di Bandara
-
Nicholas Saputra Pilih El Putra Jadi Rangga, Berawal dari Duet Bareng Lyodra
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Zoe Kravitz Dampingi Harry Styles di Pembukaan Tur Dunia, Rumor Tunangan Makin Kuat
-
Sammy Simorangkir Hipnotis Senayan dalam Konser '20SSS' yang Penuh Haru
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Bikin Taka Melongo, Lautan Flashlight Cantik Warnai Konser One Ok Rock di Jakarta
-
Singgung Kisah Hijrah Uje, Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Tak Layak Umrah
-
Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik
-
Cerita Mengharukan Ibu Kembar Tiga, Lahiran Secara Normal dan Viral di Medsos
-
ENHYPEN Pimpin Kemenangan Asia Star Entertainer Awards 2026 Hari Pertama, Ini Daftar Lengkapnya
-
Viral Struk Bakso di Klaten Ada Biaya AC Rp3 Ribu per Orang, Pemilik Akhirnya Minta Maaf