"Susah difahami karyawan TV. Yang rasanya sudah mati," tambahnya.
Kendati begitu, Ustaz Abdul Somad juga seolah memahami perasaan karyawan TV yang ditekan sana-sini.
"Sibuk dengan hirarki. Lambat, kena caci maki. Cepat, diejek teman yang iri. Penuh dengan bully," pungkasnya.
Unggahan Ustaz Abdul Somad ramai dikomentari warganet yang sama-sama memahami perasaan cinta santri kepada para kiainya.
"Singkatnya, percuma menjelaskan indahnya warna pelangi kepada orang yang buta warna," komentar akun @hasnanmursyi***.
"Mereka belum pernah jatuh cinta pada kiai yang seperti beliau-beliau ini," sahut akun @bintangber_l***.
"Bahkan seribu kata pun tak mampu menjelaskan apa yang dirasakan. Karena ada hal-hal yang tak bisa diterjemahkan oleh logika, hanya bisa diselami oleh hati," kata akun @khartika***.
Sebagaimana diketahui, seruan untuk memboikot Trans7 tengah disuarakan para santri atas tayangan program "Xpose Uncensored".
Pasalnya tayangan tersebut menuliskan judul yang provokatif dan dinilai menghina pondok pesantren, khusunya Lirboyo.
Baca Juga: #BoikotTrans7 Trending! Diduga Hina Ponpes Lirboyo, Ini Kronologinya
Atas judul-judul yang provokatif, salah satunya "Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?", Trans7 telah meminta maaf.
Permintaan maaf Trans7 dibagikan melalui media sosial maupun kunjungan langsung tim ke Pondok Pesantren Lirboyo baru-baru ini.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Tag
Berita Terkait
-
Berapa Jumlah Santri Pesantren Lirboyo? Salah Satu Ponpes Terbesar di Indonesia
-
Tayangan Xpose Uncensored Menuai Protes, Trans7 Didemo Massa
-
PBNU Soroti Tayangan 'Xpose Uncensored', TRANS7 Sampaikan Permohonan Maaf
-
Desak Permintaan Maaf Disiarkan Seminggu, PWNU DKI Tebar Ancaman Ini jika Trans7 Tak Penuhi Tuntutan
-
Dianggap Cederai Ilmu Agama, Begini Sejarah Panjang Ponpes Lirboyo dan Tokoh Ulama Besarnya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
WO Pernikahan Teuku Rassya Buka Suara soal Tamara Bleszynski yang Tak Pakai Baju Seragam
-
Insidious: Out of the Further Siap Teror Bioskop, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya
-
Menteri Ekonomi Kreatif Ikut Kena Imbas Gara-Gara Pernikahan Teuku Rassya
-
Emosi Meledak, Detik-Detik Korban Pelecehan FH UI Pingsan di Hadapan Pelaku
-
4 Fakta Menarik Nominasi Baeksang Arts Awards 2026, Drama You and Everything Else Paling Disorot
-
Ibu Julia Perez Menangis Minta Tolong Raffi Ahmad, Ingin Jual Apartemen Peninggalan Jupe
-
Detik-Detik Clara Shinta Temukan Bukti Video Syur Suami: Ternyata Disimpan di Folder Ini
-
Sinopsis Fifties Professionals, Kisah Tiga Pria Paruh Baya Berbahaya Diasingkan ke Pulau Terpencil