-
Oki menyalahkan PSSI atas kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia, menyebutnya sebagai kegagalan total.
-
Ia menuntut seluruh jajaran federasi bertanggung jawab dan menyoroti ketidakkonsistenan visi PSSI.
-
Oki juga mengkritik kemampuan Patrick Kluivert sebagai pelatih, menyebut minim pengalaman melatih tim nasional.
Suara.com - Komika yang juga mantan pesepakbola, Oki Rengga, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap performa Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
Ia bahkan tak segan melontarkan kritik pedas kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait kegagalan lolos ke Piala Dunia.
Momen tersebut terjadi saat ia menjadi bintang tamu dalam siniar di kanal YouTube The Leonardo's yang dipandu oleh Onadio Leonardo.
Dalam segmen permainan 'Masuk Jurang', sebuah pertanyaan menantang dilontarkan kepada Onad.
"Menurut lo, apakah kegagalan Timnas lolos ke Piala Dunia murni karena kualitas pemain atau karena PSSI yang kurang konsisten megang visi yang besar?" bunyi pertanyaan tersebut, dalam video yang tayang pada 17 Oktober 2025.
Tanpa pikir panjang, Onad dengan singkat dan tegas pun menjawab bahwa letak kesalahan murni ada di PSSI.
Jawaban itu langsung disambut tawa dan persetujuan dari Oki Rengga yang memiliki latar belakang sebagai atlet sepak bola.
Oki bahkan menambahkan dengan nada tinggi bahwa semua jajaran di federasi harus bertanggung jawab.
"Siapapun yang ada di federasi, kalian harus tanggung jawab sama kegagalan Timnas di round 4 ini," tegas Oki.
Baca Juga: Tatap Piala Dunia U-17, Putu Panji Siap Jalankan Game Plan Pelatih
Lelaki asal Sumatera Utara itu tak ragu menyebut kegagalan tersebut sebagai sebuah kegagalan total.
"Ini gagal total," imbuhnya.
Diskusi kemudian berlanjut dengan membandingkan era kepelatihan Shin Tae-yong (STY) dengan pelatih saat ini, Patrick Kluivert.
Oki Rengga secara terbuka meragukan kapabilitas Kluivert yang menurutnya minim pengalaman dalam menangani sebuah tim nasional.
"Patrick Kluivert kan nggak punya pengalaman untuk menukangi timnas," kritiknya.
Ia juga membedakan prestasi gemilang Kluivert sebagai pemain, dengan kemampuannya sebagai seorang pelatih.
"Sebagai pemain prestasinya oke. Tapi tidak semua pemain bagus itu bagus ngelatih," pungkasnya.
Berita Terkait
-
STY Kembali? Intip Peluang 3 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Pasca Era Kluivert
-
Statistik 3 Pelatih Gerbong Belanda yang Dipecat PSSI, Ada yang Catatkan Prestasi Unik!
-
Tanpa Pemain Naturaliasi, Eks Pemain Malaysia: Harimau Malaya Masih Punya Taring
-
Satu Syarat FC Twente Buat Mees Hilgers Jika Ingin Main Lagi: Take it or leave it!
-
Di Balik Pemecatan Patrick Kluivert, Ternyata Ada Sosok Pelatih yang Ketiban Durian Runtuh!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan