- Pandji Pragiwaksono mengaku sudah memprediksi akan muncul masalah serius di balik kebijakan impor BBM satu pintu.
- Pandji curiga kebijakan kontroversial ini memiliki kaitan dengan Danantara.
- Kebijakan ini tidak saja menciptakan persaingan tidak sehat, tetapi juga risiko PHK karyawan di seluruh SPBU swasta.
Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono menyoroti kisruh kebijakan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) satu pintu yang melibatkan Pertamina ke sejumlah SPBU swasta.
Melalui kanal YouTube-nya, Pandji membahas polemik yang memaksa perusahaan seperti Shell, Vivo, dan BP untuk mengimpor BBM melalui Pertamina.
Komika 46 tahun itu mengaku sudah memprediksi munculnya masalah ini sejak lama.
Menurutnya, keharusan bagi perusahaan swasta untuk bergantung pada Pertamina dalam hal impor BBM telah menciptakan situasi yang problematis, dan berpotensi mematikan persaingan usaha yang sehat.
"Shell, Vivo, BP dan lain-lain kalau mau ngimpor BBM harus lewat Pertamina, ini kemudian jadi masalah," kata Pandji dalam video yang tayang, Selasa, 21 Oktober 2025.
Lebih jauh, Pandji menaruh curiga bahwa kebijakan kontroversial ini memiliki kaitan dengan sebuah entitas besar yang baru dibentuk pemerintah yakni Danantara.
Ia menduga, kebijakan ini adalah salah satu cara untuk memastikan BUMN, dalam hal ini Pertamina, menjadi lebih unggul dari para pesaingnya.
"Kenapa ini sudah diprediksi oleh banyak orang dan kenapa ini terkait dengan Danantara, setidaknya menurut keyakinan saya," ujar Pandji.
Baca Juga: PHE Ungkap Hasil Pengeboran Migas Hingga Agustus Capai 1,04 Juta Barel
Panjdi menjelaskan bahwa kekhawatirannya ini sudah sering ia sampaikan di berbagai kesempatan, merujuk pada pembicaraannya dengan Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.
Dalam obrolan tersebut, ia sempat khawatir bahwa pembentukan Danantara sebagai holding BUMN akan mendorong pemerintah membuat kebijakan yang menguntungkan BUMN dan merugikan pihak swasta.
"Kekhawatiran publik adalah kalau kita tahu nih, Danantara butuh dividen dari BUMN ini karena dividennya itu akan ditarik ke atas, untuk kemudian diputerin. Berarti kan kita tahu bahwa Danantara berharap semua BUMN oke," ucap Panjdi.
"Orang jadi khawatir, demi ok-nya BUMN, akan ada kebijakan atau banyak hal yang dilakukan untuk memenangkan BUMN," katanya menyambung.
Kini menurut Pandji, kekhawatiran itu perlahan menjadi kenyataan. Kebijakan impor BBM satu pintu membuat para kompetitor Pertamina berada di posisi sulit.
Hal ini kata Pandji, bukan hanya menciptakan persaingan tidak sehat, tetapi juga berujung pada konsekuensi serius seperti penutupan SPBU dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan.
Tag
Berita Terkait
-
PHE Ungkap Hasil Pengeboran Migas Hingga Agustus Capai 1,04 Juta Barel
-
Eks Pejabat Pertamina Akui Tak Punya Bukti, Intervensi Riza Chalid Ternyata Cuma Asumsi
-
Eks Pejabat Pertamina Sebut jika Terminal OTM Setop Beroperasi, Distribusi Energi Terganggu
-
Terungkap di Sidang: 'Utusan' Riza Chalid Datangi Rumah Direktur Pertamina
-
Di Balik Layar Kementerian Haji dan Umrah, Presiden Prabowo Ungkap Alasan Sebenarnya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN
-
5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat
-
11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
-
BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang