- Jakvegas yang merupakan duo Gugun dan Bimo Sukalsono kembali merilis lagu berjudul "SAYA".
- Lagu ini resmi dirilis pada hari ini, Jumat (24/10/2025) di seluruh platform digital.
- Lagu "SAYA" menjadi penanda penting dalam perjalanan karir Gugun dan Bimo.
Suara.com - Setelah penantian yang cukup panjang, duo musisi berbakat Jakvegas, yang digawangi oleh Gugun dan Bimo Sulaksono, akhirnya kembali merlis karya terbaru berjudul "SAYA".
Dirilis di bawah naungan AFE Records, lagu ini bukan sekadar sebuah karya musik, melainkan sebuah manifestasi kolaborasi lintas genre yang memukau, memadukan kekuatan vokal blues Gugun dengan aransemen musik penuh energi dari Bimo.
Kehadiran "SAYA" menjadi angin segar di tengah hiruk pikuk industri musik, menawarkan sebuah pengalaman mendengarkan yang jujur, relevan, dan penuh makna.
Sejak awal, Jakvegas telah dikenal sebagai wadah eksperimen musikal bagi Gugun dan Bimo, dua nama besar dengan latar belakang dan karakter musik yang berbeda.
Gugun, dengan ciri khas vokal bluesnya yang soulful dan menggelegar, telah lama menjadi ikon di kancah musik blues Indonesia.
Sementara itu, Bimo Sulaksono, seorang komposer dan arranger andal, dikenal dengan sentuhan aransemen musiknya yang modern dan dinamis.
Perpaduan unik inilah yang menjadi kekuatan utama Jakvegas, menciptakan sebuah identitas musikal yang tak tertandingi.
Dalam "SAYA", kolaborasi ini mencapai puncaknya. Gugun tidak hanya menyumbangkan kekuatan vokalnya yang khas, tetapi juga membawa kedalaman emosi yang mampu menyentuh hati pendengar.
Baca Juga: Latoya De Larasa Makin Pede di Jalur Pop Melayu Lewat Lagu 'Sesal'
Di sisi lain, Bimo meramu aransemen musik yang kaya, menggabungkan elemen-elemen blues, rock, dan sentuhan modern yang membuat lagu ini terdengar segar dan relevan.
Tidak hanya itu, kehadiran string section yang digarap apik oleh Tya Subiyakto semakin memperkaya dimensi musikal "SAYA", memberikan sentuhan orkestral yang megah dan menghadirkan semangat kebangsaan yang kuat di setiap nadanya.
Bimo Sulaksono menjelaskan bahwa "SAYA" adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas pengalaman dan karakter musik mampu melahirkan karya yang jujur, relevan, dan bermakna.
"Lewat 'SAYA', kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan justru bisa menjadi kekuatan. Ketika dua musisi dengan latar belakang berbeda bersatu, hasilnya bisa sangat luar biasa," ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan filosofi di balik Jakvegas, yang selalu mengedepankan kebebasan berekspresi dan saling melengkapi dalam berkarya.
Lebih dari sekadar kekuatan teknis, "SAYA" juga memancarkan energi positif dan semangat kebersamaan yang terasa kuat di setiap bagiannya.
Berita Terkait
-
Latoya De Larasa Makin Pede di Jalur Pop Melayu Lewat Lagu 'Sesal'
-
Kritik Korupsi Lewat Musik, Jimma Hariesda Rilis Album Gapai Indonesia Emas 2050
-
Data dan Digital Jadi Kunci Sukses Industri Hiburan di Indonesia
-
Mario G Klau Kembali dengan Single Terbaru: Sebuah Ode untuk Cinta yang Tak Pernah Usai
-
Lahir dari Tangan Dingin Aminoto Kosin, Amagra Siap Guncang Musik Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian