- Penyanyi senior Jimma Hariesda merilis album baru berjudul GIE2050 (Gapai Indonesia Emas 2050).
- Bagi Jimma, ini bukan sekadar album, tetapi bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa.
- Di era modern ini, Jimma melakukan perubahan aransemen musik agar lebih kekinian.
Suara.com - Nama Jimma Hariesda mungkin tak asing di telinga para pecinta musik era 80-an dan 90-an.
Penyanyi senior yang dikenal lewat hits "Biarkan Cinta Mekar Berbunga" (OST Catatan si Boy 2) dan "Di Majalah" (OST Blok M) ini kembali menggebrak industri musik dengan merilis album kelimanya, GIE2050 (Gapai Indonesia Emas 2050).
Namun, album ini bukan sekadar karya seni biasa, melainkan sebuah pernyataan kepedulian mendalam Jimma terhadap kondisi bangsa Indonesia.
GIE2050 adalah buah pemikiran Jimma yang telah terkonsep sejak tragedi '98, kala perekonomian dan semangat bangsa terpuruk.
Ia melihat musik sebagai medium syiar yang efektif untuk menyampaikan pesan positif.
Lagu "Gapai Indonesia Emas 2050" yang dirilis pertama kali pada tahun 2007, menjadi titik awal seruan Jimma untuk membangkitkan semangat dan tekad maju bangsa.
Di era modern ini, Jimma melakukan perubahan aransemen musik agar lebih kekinian dengan sentuhan biola dari Hendri Lamiri dan rap dari Cleo Maesda, menjadikan lagu-lagunya lebih catchy dan menyentuh jiwa.
Album ini juga menghadirkan lagu "Pahlawan Kemanusiaan" yang didedikasikan untuk para tenaga kesehatan, relawan, TNI, dan Polri, berduet dengan putrinya, Misqa Hariesda, sebagai bentuk apresiasi di masa pandemi Covid-19.
Menyikapi berbagai problema yang melanda negeri ini di tahun 2025, Jimma merilis tiga single baru: "Satukanlah Hamba-Mu Bangsa Indonesia", "Hamba Merasa Tinggi", dan "Jalanmu Masih Ada".
Baca Juga: Mario G Klau Kembali dengan Single Terbaru: Sebuah Ode untuk Cinta yang Tak Pernah Usai
Diproduksi oleh Maesda Pro Records, ketiga lagu ini mengusung konsep musik pop yang inovatif, funky, dan catchy, dengan lirik ikonik yang mudah diserap semua kalangan.
"Satukanlah Hamba-Mu Bangsa Indonesia" lahir dari keprihatinan Jimma akan situasi persatuan dan kesatuan bangsa yang mengkhawatirkan.
"Semoga lagu ini dapat menjadi secercah harapan bagi persatuan, kesejukan, dan kedamaian untuk rakyat Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, "Hamba Merasa Tinggi" adalah kritik tajam terhadap kesombongan dan keangkuhan, serta seruan bagi pemerintah untuk lebih tegas menindak koruptor.
Lagu ketiga, "Jalanmu Masih Ada", yang dibawakan oleh Misqa Hariesda, menjadi pesan optimisme bagi generasi muda yang menghadapi tantangan hidup.
Jimma berharap semua lagu dalam GIE2050 dapat memberikan pencerahan dan masukan positif, menekankan pentingnya persatuan, berjiwa besar, berpikir cerdas, dan beriman.
Album GIE2050 didedikasikan khusus untuk Bung Karno, Bung Hatta, dan para pejuang kemerdekaan.
Jimma Hariesda meyakini bahwa musik adalah media syiar yang efektif untuk menembus hati dan pikiran, membangkitkan kembali semangat kebangsaan untuk selalu bersatu padu.
"Bersyiar dengan lagu dan didukung syair yang mulia serta tulus berqolbu insya Allah secepatnya bisa menembus kalbu umat dan bangsa Indonesia," tuturnya.
Berita Terkait
-
Mario G Klau Kembali dengan Single Terbaru: Sebuah Ode untuk Cinta yang Tak Pernah Usai
-
Lahir dari Tangan Dingin Aminoto Kosin, Amagra Siap Guncang Musik Indonesia
-
Rilis Ulang Lagu Ga Romantis, LYLA Ramai Lagi Tawaran Tampil di Pensi
-
Terlalu Aktif Joget, Denny Caknan Jatuhkan Lampu di Panggung Seharga Rp63 Juta
-
Bocoran Album Debut Culture Wars, Separuh Materi Ditulis Ulang Usai Tur Bareng LANY
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan