Warga Wanirejo yang Clueless soal Zombie
Meskipun film ini disambut positif oleh penikmat sinema, tak dapat dimungkiri jika banyak penonton yang merasa kesal dengan tindakan warga desa Wanirejo dalam menghadapi zombie.
Di mana, alih-alih berusaha untuk lekas mencari jalan keluar, para karakter malah kikuk, panik, dan melakukan tindakan di luar nalar yang membuat penonton geregetan.
Penonton juga merasa keheranan karena tidak ada satu pun tokoh yang memiliki kemampuan survival yang tinggi di tengah wabah mengerikan yang menimpa mereka.
Namun beberapa penonton pun menilai, hal ini karena sengaja menyesuaikan dengan latar sosial dan budaya desa tempat cerita berlangsung, yaitu Wanirejo.
Bagi warga Wanirejo, segala hal yang bersifat aneh atau tak masuk akal mudah dianggap sebagai kejadian mistis atau kerasukan.
Itulah sebabnya, ketika fenomena zombie mulai muncul, mereka tidak bisa langsung memahami bahwa itu wabah atau virus, melainkan mengaitkannya dengan hal-hal supranatural.
Hal ini juga tergambar jelas dari dialog Ningsih saat menelepon Rahman, ketika ia mengatakan bahwa apa yang dilihatnya tampak seperti situasi kerasukan.
Berdasarkan scene tersebut, beberapa penonton pun menarik kesimpulan jika reaksi kikuk dan kebingungan para karakter karena pola budaya, menggambarkan bagaimana masyarakat desa itu memaknai sesuatu yang baru dan di luar nalar.
Baca Juga: Film Abadi Nan Jaya, Zombie Lokal Terniat dan Sayang Banget Dilewatkan!
Salah satu scene yang menegangkan di akhir film adalah ramuan jamu dari Wani Waras telah sampai ke ibu kota.
Grace telah meminumnya dan tampak awet muda meski sudah tua. Mungkinkah ia menjadi zombie?
Hal ini membuat fans berteori jika wabah zombie yang awalnya hanya menyerang satu desa akan menginfeksi ibu kota, yakni Jakarta.
Apakah wabah zombie ini akan menjadi ancaman nasional?
Kontributor : Anistya Yustika
Tag
Berita Terkait
-
Video Promosi Film Abadi Nan Jaya Viral, Muncul Sosok Mirip Edi Sound Horeg yang Bikin Salfok
-
4 Film dan Serial Indonesia di Netflix Bertema Zombie, Abadi Nan Jaya Wajib Tonton!
-
Penjelasan Ending Abadi Nan Jaya dan Teori Part 2 yang Mungkin Menanti
-
Awas! Zombie di Film Abadi Nan Jaya Bisa Picu Trypophobia, Apa Itu?
-
7 Rekomendasi Film Mirip Abadi Nan Jaya, Film Zombie Pertama Indonesia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim