Gerakan yang dilakukan para zombie tidak bisa sembarangan. Menjadi zombie di film ini ternyata membutuhkan latihan serius.
Para pemeran Abadi Nan Jaya mengikuti workshop selama tiga bulan agar setiap gerakan mereka tampak realistis dan konsisten.
Setiap gigitan pada tubuh memberi efek berbeda pada gerakan zombie, sehingga karakter harus memahami dan konsisten pada gerakan masing-masing.
"Kita diberi waktu tiga bulan supaya gerakan kita lebih matang, bahkan ada workshop khusus untuk jatuh agar tidak injure," ungkap Eva Celia.
Diketahui, film Abadi Nan Jaya menceritakan sebuah keluarga yang memiliki usaha minuman tradisional atau jamu di Yogyakarta.
Ambisi kepala keluarga ini untuk mempertahankan kekuasaannya tidak hanya memicu keretakan keluarga, tapi juga menimbulkan masalah besar yang menyerang seluruh desa.
Sebuah inovasi untuk awet muda justru memicu wabah zombie tak terduga. Konflik juga muncul dari dalam keluarga, perselisihan dan ketegangan muncul karena ambisi sang ayah dan usaha inovasi tersebut.
Dalam cuplikan perdana Netflix yang ditayangkan di YouTube, sang ayah tampak marah-marah kepada anaknya. Namun selang beberapa waktu, tiba-tiba sang ayah mengalami hal aneh.
Baca Juga: Sinopsis Danyang Wingit Jumat Kliwon, Film Horor Celine Evangelista sebelum Berhijab
Bagian pundaknya mendadak menjadi busuk. Kemudian sikapnya pun berubah seperti orang kerasukan. Sang ayah sempat kejang.
Lalu berubah menjadi zombie. Tampak anak-anaknya bingung dengan perubahan kondisi sang ayah.
Sang ayah tampak agresif menyerang siapa saja yang ada di dekatnya. Saat ada salah satu orang yang mendekat ke arahnya, sang ayah menggitnya di bagian leher.
Kontributor : Anistya Yustika
Berita Terkait
-
Kisah Christine Hakim Dituduh Pakai Dukun untuk Menang Piala Citra
-
4 Film dan Serial Indonesia di Netflix Bertema Zombie, Abadi Nan Jaya Wajib Tonton!
-
Penjelasan Ending Abadi Nan Jaya dan Teori Part 2 yang Mungkin Menanti
-
Terungkap Asal-usul Fedi Nuril Pakai Celak Mata di BIFF
-
Sinopsis As You Stood By, Drama Baru Jeon So Nee dan Lee Yoo Mi Tentang KDRT di Netflix
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim