-
Gus Miftah kembali menyinggung kontroversi “es teh” dalam ceramahnya di acara pengajian di Nganjuk.
-
Ia menjadikan insiden yang dulu membuatnya dibully sebagai bahan candaan yang mencairkan suasana.
-
Aksi spontan dan humoris Gus Miftah di panggung sukses mengundang tawa sekaligus menunjukkan kedewasaannya menghadapi kritik.
Suara.com - Suasana sebuah acara pengajian yang semula khidmat mendadak berubah menjadi panggung komedi yang penuh gelak tawa.
Momen tersebut terekam dalam sebuah video viral yang memperlihatkan pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman, atau akrab disapa Gus Miftah.
Dia nampak menyentil kembali kontroversi lama yang pernah menjeratnya, yakni insiden es teh yang sempat membuatnya menjadi sasaran perundungan warganet.
Dalam potongan video ceramah di acara Santunan Anak Yatim Piatu Keluarga Besar PO. Miko Putra Trans di Nganjuk, Gus Miftah awalnya berbicara tentang tantangan yang dihadapi para pemuka agama di era digital.
Ia menyoroti bagaimana kesalahan atau aib seorang kiai kini sangat mudah dicari dan diviralkan oleh publik.
"Kiai sekarang banyak dicari-cari aibnya," ujar Gus Miftah dari atas panggung.
Ia kemudian memberikan dua contoh spesifik untuk mengilustrasikan maksudnya.
"Ada kiai yang memukul santrinya, langsung dilaporkan ke polisi. Ada juga kiai yang di-bully gara-gara es teh," lanjutnya, yang langsung disambut riuh tawa dan celetukan dari rekan-rekannya di panggung.
Sindiran terakhir tersebut jelas merujuk pada pengalaman pribadinya yang sempat memunculkan pro dan kontra.
Baca Juga: Vestas Perusahaan Apa? Kerja Sama dengan PLN NP, Ternyata Tempat Kerja Salsa Erwina
Beberapa waktu lalu, Gus Miftah pernah menjadi sorotan tajam setelah sebuah video memperlihatkan dirinya melontarkan ucapan yang dianggap merendahkan seorang penjual es teh dengan ucapan kasar.
Video itu memicu kemarahan publik dan kritik pedas yang menudingnya bersikap arogan.
Namun, alih-alih defensif, Gus Miftah kini justru mengubah pengalaman pahit itu menjadi materi lawakan yang cerdas.
Momen menjadi semakin riuh ketika salah seorang pelawak yang mendampinginya di panggung dengan sengaja memancingnya.
"Itu viral, lho, dulu. Kencang sekali beritanya," timpal sang pelawak.
Puncaknya, pelawak lain dengan gaya polos menimpali, "Saya tahu, kiai yang itu rambutnya gondrong, kan?" sambil menunjuk ke arah Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Vestas Perusahaan Apa? Kerja Sama dengan PLN NP, Ternyata Tempat Kerja Salsa Erwina
-
Bikin Merinding, Video Viral Penyelamatan Pria yang Celananya Dimasuki Ular Kobra
-
Video Viral Dalam Gerbong Detik-Detik KA Purwojaya Anjlok, Netizen Ikut Tegang
-
Viral Bukannya Bawa MBG, Mobil Berlogo BGN Malah Angkut Genteng
-
WNA Israel Punya KTP Cianjur Viral di Medsos, Kok Bisa Lolos? Ini Faktanya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?