-
Acha Septriasa menghadapi dilema besar antara karier dan kebahagiaan putrinya.
-
Anaknya ingin di Australia, tapi pekerjaan Acha ada di Indonesia.
-
Acha belum punya solusi pasti dan menjalaninya selangkah demi selangkah.
Suara.com - Aktris Acha Septriasa mengungkap salah satu dilema terbesar yang tengah dihadapinya dalam hidup.
Pergulatan itu menyangkut masa depan sang buah hati, yang kini masih menetap di Australia.
Kondisi tersebut membuat Acha berada di persimpangan jalan antara karier dan kebahagiaan putrinya.
"Kalau mengambil keputusan, apa ya, mungkin terhadap anak ya, aku paling sulit sih," kata Acha Septriasa di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 27 Oktober 2025.
Pemeran film 'Heart' itu pun menjelaskan secara rinci sumber kegelisahannya.
Ia dihadapkan pada kenyataan bahwa sang anak sangat nyaman tinggal di Australia, sementara pekerjaannya sebagai seorang aktris menuntut kehadirannya di Indonesia.
"Anakku sekarang, dia penginnya selalu berada di Australia. Sedangkan mata pencaharianku, pekerjaanku harus membutuhkan aku di Indonesia," tuturnya.
Situasi ini, kata Acha, sempat menimbulkan benturan dalam dirinya.
Setiap kali harus meninggalkan putrinya untuk bekerja di Tanah Air, ia mengaku selalu merasakan pertentangan batin yang hebat.
Baca Juga: Cerai Sejak Mei 2025, Postingan Lawas Mantan Suami Acha Septriasa Jadi Pertanda: Akhirnya Terjawab!
"Selama aku meninggalkan dia untuk aku bekerja tuh, kayaknya hati selalu ada pertentangan batin tuh, gitu," ungkap Acha.
Memboyong sang anak ke Jakarta pun bukan menjadi solusi yang ideal, sebab ia sadar putrinya tidak akan merasa bahagia.
"Antara mau bawa dia ke Jakarta, tapi dia nggak happy. Tapi di satu sisi, aku harus menjalankan ini karena bagian dari pekerjaan," jelas Acha.
Hingga kini, Acha mengaku belum memiliki jawaban pasti untuk dilema tersebut, dan memilih untuk menjalaninya selangkah demi selangkah.
"Hal seperti itu sih yang sampai sekarang tuh terpecahkannya selangkah demi selangkah," katanya.
Acha kini hanya bisa pasrah dan mengikuti alur kehidupan yang berjalan.
"Belum ada jelas ujungnya ke mana tapi karena selangkah demi selangkah aku jalaninnya ya ikutin aja, ikutin arusnya aja gitu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
5 Potret Acha Septriasa dan Vicky Kharisma Rayakan Ultah Anak meski Sudah Cerai
-
Acha Septriasa Dicurigai Bakal Pindah Agama Gara-Gara Unggah Video ini
-
Unggahan Vicky Kharisma Jadi Isyarat Jelas Move On dari Acha Septriasa
-
Pekerjaan Mentereng Vicky Kharisma, Talak Acha Septriasa Lima Kali sebelum Cerai
-
Makna Co-Parenting di Balik Kabar Perceraian Acha Septriasa, Apa Artinya?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas