Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Tim Gegana mengamankan granat aktif yang ditemukan di rumah purnawirawan TNI di Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jumat (26/6/2026). [beritajatim.com]
  • Dua granat asap tidak aktif ditemukan oleh pemulung di lahan kosong Cempaka Putih pada Rabu.
  • Detasemen Gegana Polda Metro Jaya telah mengamankan barang bukti dan mensterilkan lokasi kejadian tersebut.
  • Polisi masih menyelidiki asal-usul granat dan memastikan kawasan sekitar kini sudah kembali aman.

Suara.com - Warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, digemparkan dengan temuan granat asap di sebuah lahan kosong. Polisi memastikan, jika granat asap tersebut sudah tidak aktif.

Dua granat asap itu ditemukan di lahan kosong Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2026) sekitar jam 1 siang.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Sang Ngurah Wiratama mengatakan, saat ini granat tersebut telah diamankan Detasemen Gegana Polda Metro Jaya usai melakukan sterilisasi lokasi.

“Ya, jadi hasil yang telah diambil oleh Detasemen Gegana Polda Metro Jaya, bahwa dapat disimpulkan bahwa granat yang diamankan itu adalah granat asap,” kata Wira, kepada wartawan.

Wira juga memastikan kondisi granat tersebut sudah tidak aktif dan tidak lagi membahayakan warga sekitar.

“Statusnya sudah tidak aktif,” ucapnya.

Granat asap ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang berprofesi sebagai pemulung di sekitar lokasi.

Pemulung tersebut saat ini tengah dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Cempaka Putih.

“Yang menemukan adalah salah satu warga yang bisa dibilang pemulung di sekitar sini,” katanya.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami asal-usul granat tersebut, termasuk apakah pernah digunakan di lokasi atau hanya dibuang.

Sementara lokasi temuan granat tersebut merupakan lahan yang sudah lama terbengkalai. Polisi juga masih memastikan pemilik lahan tersebut.

Tim Gegana, lanjut Wira, juga telah menyisir sekitar lokasi. Petugas tidak menemukan benda berbahaya lainnya.

“Sudah dilakukan penyisiran barusan oleh Detasemen Gegana di sekeliling, baik di TKP maupun di sekelilingnya sudah dilakukan penyisiran. Jumlahnya ada dua buah tadi,” ujarnya.

Polisi memastikan kawasan sekitar lokasi sudah aman dan aktivitas warga dapat kembali berjalan seperti biasa.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com