-
Reza Rahadian absen dari nominasi Sutradara Terbaik FFI 2025 meski film debutnya, Pangku, mendapat banyak pujian.
-
Christine Hakim mempertanyakan logika nominasi, membandingkan kompleksitas sutradara film live-action dengan sutradara animasi.
-
Pangku tetap meraih tujuh nominasi termasuk Film Cerita Panjang Terbaik, dan tayang di bioskop mulai 6 November 2025.
Suara.com - Sebuah anomali menyelimuti daftar nominasi Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2025 yang memicu pertanyaan besar dari aktris kawakan, Christine Hakim.
Aktris yang telah malang melintang di dunia perfilman itu secara terbuka menunjukkan keheranan atas absennya nama sutradara Reza Rahadian dalam kategori prestisius tersebut.
Padahal, Reza Rahadian, aktor berusia 38 tahun, baru saja menelurkan karya penyutradaraan perdananya melalui film 'Pangku'.
Sebaliknya, nama Reza justru tercatat dalam nominasi kategori Penulis Skenario Asli Terbaik bersama Felix K. Nesi untuk film yang sama.
Christine Hakim, dalam pertemuannya dengan awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 28 Oktober 2025, tak dapat menyembunyikan keterkejutannya.
"Yang saya justru heran, apalagi setelah melihat hasilnya juga ya, bahwa setiap elemen sebetulnya itu layak untuk masuk nominasi. Tapi justru director tidak masuk nominasi dalam FFI," kata Christine.
Perempuan berusia 68 tahun itu menilai, berdasarkan kualitas yang disajikan dalam film 'Pangku', Reza Rahadian sangat pantas untuk bersanding dengan sutradara lainnya.
Bagi Christine, kematangan Reza dalam mengarahkan setiap detail dalam film debutnya itu menunjukkan kapasitasnya yang luar biasa sebagai seorang sutradara.
Kejanggalan di benak Christine Hakim semakin mengemuka saat melihat salah satu nomine di kategori Sutradara Terbaik adalah Ryan Adriandhy, yang merupakan sutradara film animasi 'Jumbo'.
Baca Juga: Tamparan Keras dari Kritikus Film Sadarkan Reza Rahadian, Jadi Aktor Bagus Saja Tidak Cukup
"Bahkan yang menurut saya, yang lebih aneh lagi, bahwa film animasi, director-nya masuk nominasi itu dua ilmu, disiplin ilmu yang berbeda menurut saya. Ya, dia tidak perlu men-direct pemeran," tutur Christine Hakim.
Aktris senior itu membandingkan kompleksitas penyutradaraan film dengan aktor manusia dan film animasi yang menurutnya berada di dua ranah yang berbeda secara fundamental.
"Film animasi dan film layar lebar menurut saya, logika akal sehat dan pengalaman saya selama 60 tahun di film, bagaimana sutradara yang sutradara animasi bisa masuk?" ujar Christine Hakim mempertanyakan.
Sebagai informasi, lima sutradara yang akan memperebutkan Piala Citra untuk kategori Sutradara Terbaik FFI 2025 adalah Joko Anwar, Mouly Surya, Ryan Adriandhy, Timo Tjahjanto, dan Yandy Laurens.
Di sisi lain, film 'Pangku' sendiri berhasil mengamankan total tujuh nominasi FFI, termasuk salah satunya adalah kategori paling bergengsi, Film Cerita Panjang Terbaik.
Dalam perebutan gelar Film Cerita Panjang Terbaik, 'Pangku' akan berkompetisi dengan 'Jumbo', 'Pengepungan di Bukit Duri', 'Perang Kota', dan 'Sore: Istri dari Masa Depan'.
Film 'Pangku' dijadwalkan akan menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 6 November 2025.
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Christine Hakim Dituduh Pakai Dukun untuk Menang Piala Citra
-
Reza Rahadian dan Christine Hakim Ribut Besar Sampai Tak Saling Sapa Gegara Film Pangku
-
Alasan Reza Rahadian Banting Setir Jadi Sutradara Bikin Haru
-
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran FFI 2025 Jadi Perdebatan, 2 Film ini Harusnya Tak Masuk Nominasi?
-
Kisah Reza Rahadian Kecil Jadi Tukang Potong Rumput karena Kesulitan Ekonomi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua