-
Reza Rahadian memulai babak baru sebagai sutradara dengan film perdananya berjudul Pangku.
-
Keputusan itu lahir setelah ia menyelesaikan tanggung jawab sebagai generasi sandwich bagi keluarga.
-
Setelah keluarganya mandiri, Reza kini fokus mewujudkan mimpi pribadi melalui rumah produksi miliknya, Gambar Gerak.
Suara.com - Setelah dua dekade malang melintang sebagai salah satu aktor papan atas Indonesia, Reza Rahadian akhirnya mengambil langkah baru dengan menjadi seorang sutradara.
Keputusannya untuk mendirikan rumah produksi dan menyutradarai film pertamanya, 'Pangku' ternyata didasari oleh alasan yang sangat mendalam.
Aktor berusia 38 tahun ini mengaku bahwa selama ini hidupnya didedikasikan untuk memenuhi tanggung jawab sebagai bagian dari "generasi sandwich".
"Gue sebagai sandwich generation, tentu lo punya prioritas dalam hidup yang harus lo penuhi," ujar Reza.
Ia mengungkapkan bahwa prioritas utamanya selama bertahun-tahun adalah memastikan keluarganya, terutama sang adik dan ibunya, berada dalam kondisi yang baik dan terjamin.
"Gue mau make sure dulu, everybody is taken care of, sampai tanggung jawab itu gue bisa penuhi," tuturnya.
Titik baliknya terjadi setelah sang adik menyelesaikan pendidikan dan mulai bekerja.
Saat itulah, Reza merasa memiliki waktu dan ruang untuk memikirkan dirinya sendiri dan mewujudkan mimpi-mimpi yang selama ini tertunda.
"Baru ternyata gue punya waktu untuk memikirkan tentang diri gue lebih banyak," kata Reza.
Baca Juga: Sinopsis Pangku: Perjuangan Wanita Hamil di Warung Pantura
Salah satu mimpi yang akhirnya ia wujudkan adalah mendirikan rumah produksi Gambar Gerak dan menyutradarai film 'Pangku'.
Langkah ini menandai babak baru dalam karier Reza Rahadian, dari seorang aktor menjadi seorang kreator di balik layar.
Berita Terkait
-
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran FFI 2025 Jadi Perdebatan, 2 Film ini Harusnya Tak Masuk Nominasi?
-
Kisah Reza Rahadian Kecil Jadi Tukang Potong Rumput karena Kesulitan Ekonomi
-
6 Artis Muslim Pernah Makan Babi Sampai Ada yang Dipenjara, Rachel Vennya Korban Salah Sangka
-
Tamparan Keras dari Kritikus Film Sadarkan Reza Rahadian, Jadi Aktor Bagus Saja Tidak Cukup
-
Reza Rahadian Pilih 3 Aktor Muda Penerus Generasi Emas Perfilman Indonesia, Siapa Saja?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Menangis di Hadapan Gus Iqdam, Pemuda Ini Tanggung Utang Orang Tua Rp 350 Juta Sejak Usia 19 Tahun
-
Ide Menabung Tak Biasa: Pintu Rumah Jadi Celengan, Isinya Bikin Syok
-
Momen Percakapan Nathalie Holscher dengan Sosok Pria Saat Live Jadi Sorotan, Begini Faktanya
-
Viral! Cerita Mike Octavian dari Manusia Silver hingga Jadi Model Profesional
-
Persiapan Marcell Darwin Jelang Berangkat Umrah Perdana Usai Mualaf
-
Cukup Menantang, Pemain Film Horor Tolong Saya! Dowajuseyo Buka-bukaan Soal Syuting di Korea
-
Dikaitkan dengan Buku 'Broken Strings' Aurelie Moeremans, Eza Gionino Bereaksi
-
Beby Salsabila Ungkap Kisah Nyata di Balik Film Horor Tolong Saya! (Dowajuseyo)
-
Lesti Kejora Pamit dari Dunia Entertainment Usai Diminta Rizky Billar, Ada Apa?
-
Kim Seon Ho Rela Belajar Berbagai Bahasa Asing Demi Drakor Can This Love Be Translated?