-
Reza Rahadian pernah terpukul oleh kritik yang menyebut akting bagus darinya adalah hal wajar.
-
Komentar itu menjadi titik balik yang menyadarkannya bahwa akting bagus adalah standar minimum.
-
Ia terdorong untuk terus belajar dan berkembang, agar selalu memberi lebih dari sekadar penampilan yang baik.
Suara.com - Menjadi seorang aktor yang selalu dipuji karena kemampuan aktingnya tidak lantas membuat Reza Rahadian berpuas diri.
Justru, sebuah komentar dari seorang kritikus film pernah menjadi titik terendah sekaligus titik balik dalam kariernya.
Momen tersebut terjadi ketika ia memasuki usia 27 tahun, setelah sekitar satu dekade berkarier di industri hiburan.
Aktor peraih empat Piala Citra ini mengaku terpukul oleh sebuah kalimat yang menganggap penampilannya yang bagus adalah hal yang biasa.
"Kalau Reza Rahadian main bagus, ya wajar aja, kan dia aktor," ujar Reza, menirukan komentar yang pernah diterimanya dalam sebuah konten podcast di kanal YouTube The Maple Media, Minggu, 19 Oktober 2025.
Kritik tersebut sempat membuatnya berpikir bahwa menjadi aktor yang 'bagus' saja ternyata tidak lagi istimewa.
"Itu pukulan besar waktu itu buat saya, kayak, 'Wah, berarti gue salah ya main filmnya?'," kata Reza lagi.
Namun, momen tersebut justru memicu semangatnya untuk terus berkarya lebih baik lagi.
Reza menyadari bahwa memberikan performa terbaik adalah sebuah standar minimum yang harus dipenuhi sebagai seorang aktor.
Baca Juga: Dikira Minta Foto, Jawaban Polos Lisa BLACKPINK saat Diajak Nonton Film Pangku Bikin Ngakak
"Bermain baik itu memang sejatinya, itu bare minimum. Of course you have to act good, you're an actor," tegasnya.
Pemikiran ini yang mendorongnya untuk tidak pernah berhenti belajar, dan selalu memberikan yang lebih dari sekadar 'bagus' di setiap perannya.
Berita Terkait
-
Reza Rahadian Pilih 3 Aktor Muda Penerus Generasi Emas Perfilman Indonesia, Siapa Saja?
-
Sinopsis Pangku: Perjuangan Wanita Hamil di Warung Pantura
-
Fedi Nuril Sorot Gaya Reza Rahadian Sutradarai Film Pangku: Gabungan Hanung Bramantyo dan Garin
-
3 Alasan Reza Rahadian Gandeng Claresta Taufan di Film Pangku
-
Ide Reza Rahadian Bikin Film Pangku, Ternyata dari Fenomena Warung di Pantura
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus