-
Sutradara Joko Anwar mengaku pernah melihat UFO saat masih kecil.
-
Sebuah tanda simetris aneh membekas di jari kakinya sejak kejadian.
-
Pengalaman itu memicu minatnya pada teori konspirasi untuk karya filmnya.
Suara.com - Sutradara kenamaan Joko Anwar membuat sebuah pengakuan yang mengejutkan publik.
Ia secara terbuka mengaku pernah melihat langsung objek terbang tak dikenal atau Unidentified Flying Object (UFO) saat masih kecil.
Momen sureal itu ia bagikan saat menjadi bintang tamu dalam podcast 'Di Atas 12' di kanal YouTube Risyad dan Son.
Sutradara berusia 49 tahun itu menceritakan bahwa pengalamannya terjadi di Medan saat ia masih berusia sekitar lima atau enam tahun.
"Gue waktu kecil memang banyak mengalami beberapa hal yang nggak bisa dijelasin. Salah satunya, gue pernah melihat UFO," ujar Joko Anwar.
Saat itu, ia mengaku belum familier dengan konsep UFO, sehingga tidak tahu benda apa yang sedang dilihatnya di langit.
"Pernah melihat UFO ketika usia gue 5-6 tahun, tapi waktu itu kan gue belum pernah, nggak pernah mendengar konsep UFO. Jadi, gue nggak tahu itu apa," sambung Joko Anwar.
Pencipta Jagat Sinema Bumilangit itu bahkan masih mengingat dengan jelas wujud objek aneh yang keluar dari awan tebal pada sore hari itu.
"Tiba-tiba dari awan itu keluar, yang gue kira waktu itu adalah kapal laut," tutur Joko Anwar, menjelaskan bentuk objek tersebut yang menurutnya mirip bagian bawah kapal.
Baca Juga: Bintangi Film Danyang Wingit, Fajar Nugra Deg-degan Akting Bareng Celine Evangelista di Air Terjun
Uniknya, sutradara film Siksa Kubur ini menyebut ada sebuah tanda aneh yang hingga kini masih membekas di tubuhnya selepas kejadian tersebut.
"Sejak saat itu, you know, di salah satu jari kaki gue, ada tanda, simetris. Sampai sekarang masih ada," ungkap Joko Anwar dengan antusias.
Pengalaman tak terlupakan itu rupanya menjadi salah satu pemicu ketertarikannya yang mendalam pada berbagai fenomena aneh dan teori konspirasi.
Salah satu teori konspirasi favoritnya adalah Hollow Earth atau teori bumi berongga, yang meyakini adanya kehidupan di dalam perut bumi.
Teori tersebut menjadi salah satu landasan ide bagi serial fiksi ilmiah supranatural garapannya, Nightmares and Daydreams.
"Gue udah filmkan sebenarnya," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi, Yu Inaba Gabung di Sekuel Film Live-Action Golden Kamuy
-
Cerita Pahit Warung Kopi Pangku: Dilema Moral Ibu Tunggal dalam Film Pangku
-
Review Film The Girl with the Needle, Pembunuh Bayi Berkedok Adopsi
-
10 Rekomendasi Film Hari Pahlawan dan Link Nontonnya, Banyak di Netflix
-
Sinopsis Film Jepang 'Hodonaku, Owakare Desu', Dibintangi Minami Hamabe
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Pacific Rim: Upaya Manusia Ciptakan Jaeger untuk Lawan Kaiju, Malam Ini di Trans TV
-
Jadi Istri Pejabat, Daster Arumi Bachsin Cuma Rp30 Ribuan
-
Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings
-
Terpilih Jadi Severus Snape di Serial Harry Potter, Paapa Essiedu Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Beda Reaksi Fuji Ditanya Gebetan, Full Senyum saat Disinggung Reza Arap
-
Karina Ranau Ngamuk Dibilang Lebay Lebaran di Makam Epy Kusnandar, Tantang Hater Ketemu
-
Reza Arap Salting Parah di Depan Fuji, Rachel Vennya Malah Gencar Godain Terus
-
Prioritaskan Kesehatan, Adhisty Zara Mundur dari Sinetron Beri Cinta Waktu
-
Vokalis Avenged Sevenfold Beri Kode Keras: Kita Harus Balik Lagi ke Jakarta
-
Barasuara Batal Manggung Usai Festival Riang Gembira Batal Digelar, Iga Massardi: Itu Zalim