-
Konser eaJ di Jakarta tidak hanya penuh hiburan, tetapi juga menghadirkan interaksi hangat, energi tinggi, dan momen emosional yang meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar.
-
eaJ memanfaatkan panggungnya untuk menyuarakan kemanusiaan, mulai dari membawa bendera Palestina, menggalang dana amal, hingga menampilkan pesan-pesan solidaritas yang kuat sepanjang konser.
-
Meski tampil dalam kondisi tidak prima, eaJ tetap totalitas dan menunjukkan dedikasi tinggi, sekaligus membuktikan bahwa popularitasnya digunakan untuk tujuan yang lebih bermakna daripada sekadar pertunjukan musik.
Tanpa ragu, eaJ mengangkat dan membawa bendera tersebut sepanjang lagu, sebuah gestur yang langsung mengundang sorakan dukungan dan menguatkan pesan kemanusiaan yang ingin ia sampaikan melalui konser ini.
Setelahnya, ia melanjutkan dengan lagu Enemy. Bila sebelumnya ia “blusukan” ke area tribune, kali ini eaJ turun langsung ke barisan standing.
Penonton yang berada di area tersebut dibuat terkejut sekaligus histeris melihat idolanya begitu dekat. Enemy pun menggema di seluruh gedung, dinyanyikan bersama oleh ribuan suara yang menyatu dalam satu harmoni besar.
Pesan kemanusian yang bikin haru
Seperti yang telah disampaikan sejak awal, konser solo eaJ bukan sekadar hiburan. Di balik energi dan kemeriahan panggung, sang musisi menyelipkan banyak pesan kemanusiaan yang kuat.
Sejak awal penampilan, eaJ membawa bendera Palestina yang ia pegang sepanjang konser, sebagai simbol solidaritas terhadap masyarakat yang tengah mengalami krisis kemanusiaan.
Tidak berhenti di situ, eaJ juga memperkenalkan kampanye amalnya di hadapan ribuan penonton. Ia mengumumkan kolaborasinya dengan Rockologist, brand asal Yogyakarta, untuk menjalankan proyek penggalangan dana.
“Ini adalah pin berlambang Palestina buatan Indonesia. Kita juga jual gelang Palestina,” ujarnya dari atas panggung sembari memperlihatkan pin dan gelang yang dimaksud.
Sang idol menegaskan bahwa 100 persen keuntungan dari penjualan pin dan gelang tersebut akan disumbangkan untuk para korban genosida di Palestina.
Baca Juga: Gelar Konser Akbar 30 Tahun, Opick Akan Berikan Sajian Spesial buat Gen Z
“Karena orang-orang di sana sekarang membutuhkan bantuan kita. 100 persen keuntungannya untuk Palestina,” lanjutnya.
Ajakan itu pun disambut sorakan haru dari para penggemar.
“Tolong apabila kalian punya waktu, lihat websitenya. Dan beli ini,” tambahnya lagi.
Momen emosional kembali hadir ketika eaJ membawakan lagu When The Rain Stops. Di layar besar panggung, muncul tulisan “No Child Deserve to Die”, sebuah pesan kuat yang menegaskan dukungannya terhadap hak-hak anak dan kemanusiaan.
Banyak penonton mungkin tidak menyadari bahwa pakaian yang ia kenakan pun sarat makna. Kaos hitamnya tertulis frase “Until All Have Heard”, mencerminkan kepeduliannya agar pesan kemanusiaan terus disuarakan hingga terdengar oleh semua.
Dengan berbagai aksi dan pernyataan tersebut, eaJ menunjukkan dirinya sebagai musisi yang menggunakan panggung dan suaranya secara bertanggung jawab.
Berita Terkait
-
Jars Jangan Sampai Salah! Ini Rundown Lengkap Konser eaJ di Jakarta Hari Ini
-
Sapa Fans Jelang Konser di Jakarta, eaJ: Tolong Rusakin Lagi Earphoneku
-
Spesial Valentine, Josh Groban Bakal Konser di Jakarta Tahun Depan dan Gandeng Raisa
-
Siap-Siap War Tiket! ONE OK ROCK Dikonfirmasi Gelar Konser di Jakarta Tahun Depan
-
Konser Maher Zain & Harris J di Surabaya Disambut Meriah Ribuan Penggemar
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Anies Baswedan Tak Dibahas di Mens Rea
-
Beredar Chat Jule Ngaku Korban KDRT Na Daehoon, Tapi Kok Dapat Hak Asuh?
-
Makin Percaya Diri Tampil Tanpa Hijab, Video Jule Bareng Seorang Pria Viral di Media Sosial
-
47 Meters Down: Uncaged, Melawan Labirin Maya dan Hiu Buta, Malam Ini di Trans TV
-
No Way Up Sajikan Horor Survival yang Memacu Adrenalin antara Langit dan Laut, Malam Ini di Trans TV
-
Pernah Kena Isu Selingkuh dengan Zize, Salim Nauderer Direstui Faisal Haris Pacari Shakilla Astari
-
Flash Disk Berisi Konten Netflix Jadi Barbuk Kasus Pandji Pragiwaksono, Apakah Ini Pembajakan?
-
Tak Hanya Ogah jadi Babu, Ibrahim Risyad Merasa Nikah Bikin Masalahnya Bertambah
-
Ruhut Sitompul Sentil Pelapor Pandji Pragiwaksono: Gagal Total dan Bikin Malu
-
Sudah Jadi Istri Maxime Bouttier, Luna Maya Masih Simpan Postingan tentang Ariel NOAH